Bansos untuk Desil 1-4 Apa Saja? Ini Penjelasannya

Desi Rossilawati
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:38 WIB
Bagikan
Bansos untuk Desil 1-4 Apa Saja? Ini Penjelasannya

Ilustrasi./visi.news/ist_ai.

VISI.NEWS - Desil 1-4 dapat bansos apa saja? Pertanyaan tersebut banyak dicari masyarakat setelah pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai salah satu acuan dalam menentukan sasaran program bantuan sosial.

Dalam DTSEN, masyarakat dikelompokkan ke dalam 10 kategori desil berdasarkan posisi relatif tingkat kesejahteraan sosial ekonomi. Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.

Desil 1 sampai 4 mencakup sekitar 40 persen keluarga dengan posisi kesejahteraan relatif terbawah.

Apa Itu Desil 1-4 dalam Bansos?

Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan posisi relatif tingkat kesejahteraannya. Setiap desil mencakup sekitar 10 persen keluarga.

BPS menjelaskan, desil bukan ukuran mutlak kemiskinan maupun angka pendapatan keluarga. Penentuan posisi desil didasarkan pada berbagai karakteristik sosial ekonomi yang diperhitungkan secara bersama-sama.

Indikator yang digunakan antara lain kondisi tempat tinggal, sumber air minum, energi untuk memasak, daya dan konsumsi listrik, kepemilikan aset, komposisi keluarga, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, hingga kondisi disabilitas.

Karena itu, posisi desil seseorang tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan besarnya penghasilan bulanan.

Desil 1-4 Dapat Bansos Apa Saja?

Berdasarkan informasi pada laman resmi Cek Bansos Kemensos, kelompok desil 1-4 atau 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako.

Berikut program yang berkaitan dengan kelompok desil tersebut:

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Desil 1 sampai 4 dapat menjadi kelompok sasaran yang diusulkan untuk mendapatkan PKH.

PKH merupakan bantuan sosial yang diberikan kepada keluarga penerima manfaat sesuai kriteria dan ketentuan program yang berlaku.

Namun, masuk dalam desil 1-4 tidak otomatis membuat seseorang menjadi penerima PKH. Calon penerima tetap harus memenuhi persyaratan dan mekanisme kepesertaan yang berlaku.

2. Bantuan Sembako atau BPNT

Kelompok desil 1 sampai 4 juga dapat menjadi sasaran bantuan sembako, yang selama ini dikenal masyarakat sebagai Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat yang memenuhi kriteria penerima.

Sama seperti PKH, status desil tidak secara otomatis membuat seseorang menjadi penerima bantuan sembako. Penetapan penerima tetap mengikuti ketentuan program dan hasil pemutakhiran data pemerintah.

3. PBI-JKN

Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JKN) merupakan program pemerintah untuk membayarkan iuran Jaminan Kesehatan Nasional bagi masyarakat yang memenuhi kriteria.

DTSEN juga digunakan dalam penargetan PBI-JKN. BPS menyebut intervensi PBI-JKN telah mengacu pada DTSEN untuk membantu memastikan ketepatan sasaran.

Dalam informasi Cek Bansos Kemensos, desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK. Kelompok desil 1-4 berada pada posisi kesejahteraan yang lebih rendah, tetapi kepesertaan PBI-JKN tetap mengikuti kriteria dan mekanisme program yang berlaku.

Apakah Desil 1 Pasti Dapat Semua Bansos?

Tidak.

Desil merupakan salah satu dasar untuk menentukan sasaran atau prioritas program, bukan daftar otomatis penerima seluruh bantuan sosial.

BPS menegaskan bahwa desil merupakan pemeringkatan relatif tingkat kesejahteraan keluarga. Penggunaannya perlu disesuaikan dengan tujuan dan ketentuan masing-masing program.

Dengan demikian, keluarga yang masuk desil 1 tidak otomatis mendapatkan PKH, bantuan sembako, PBI-JKN, atau seluruh program bantuan secara bersamaan.

Setiap program memiliki persyaratan, mekanisme, dan kriteria kepesertaan masing-masing.

Desil 1, 2, 3, dan 4 Artinya Apa?

Secara sederhana, posisi masing-masing desil dapat digambarkan sebagai berikut:

  • Desil 1: sekitar 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah.

  • Desil 2: kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif rendah.

  • Desil 3: kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif rendah hingga menengah.

  • Desil 4: masih termasuk 40 persen keluarga dengan posisi kesejahteraan relatif terbawah.

Sementara itu, desil 5 berada pada kelompok berikutnya dan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.

BPS mengingatkan bahwa desil harus dipahami sebagai posisi relatif dalam pemeringkatan, bukan ukuran tunggal yang menunjukkan jumlah pendapatan atau kekayaan sebuah keluarga.

Cara Cek Desil Bansos Lewat HP

Masyarakat yang ingin mengetahui status desil dan kepesertaan bansos dapat melakukan pengecekan melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos.

Caranya:

  1. Buka laman cekbansos.kemensos.go.id.

  2. Masukkan NIK sesuai KTP.

  3. Masukkan huruf kode atau captcha yang tersedia.

  4. Klik Cari Data.

  5. Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.

Laman Cek Bansos Kemensos menyebut sumber data yang digunakan adalah DTSEN. Informasi yang ditampilkan juga dapat memuat posisi desil keluarga.

Bagaimana Jika Desil Tidak Sesuai?

Masyarakat yang merasa data sosial ekonominya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dapat mengajukan pembaruan data.

BPS menyebut pemutakhiran dapat dilakukan melalui berbagai sumber, termasuk data administrasi kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, hasil sensus atau survei, pengecekan lapangan, serta pembaruan yang disampaikan masyarakat melalui kanal yang tersedia.

Pembaruan dapat disampaikan melalui:

  • Mekanisme usul dan sanggah pada Cek Bansos.

  • Aplikasi Cek Bansos.

  • SIKS-NG melalui operator desa atau kelurahan.

  • Kanal Cek DTSEN BPS.

Pengajuan pembaruan data tidak otomatis membuat desil berubah. Data yang disampaikan akan menjadi bagian dari proses pemutakhiran dan penghitungan kembali berdasarkan metode yang berlaku.

Dengan demikian, desil 1-4 dapat menjadi sasaran atau diusulkan untuk menerima PKH dan bantuan sembako sesuai ketentuan program. Sementara itu, PBI-JKN juga menggunakan DTSEN sebagai salah satu acuan penargetan.

Namun, masuk desil 1-4 bukan jaminan otomatis menerima seluruh bansos. Status penerima tetap ditentukan berdasarkan kriteria, kepesertaan, serta ketentuan masing-masing program.

Karena desil bersifat dinamis, masyarakat disarankan mengecek data secara berkala dan mengajukan pembaruan apabila informasi yang tercatat sudah tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.