AI dan Industri Kreatif Jadi Sorotan, DELF 2026 Hong Kong Gaet 4.000 Peserta 31 Aug 2026 Cuaca Bandung Cerah Berawan, Suhu Capai 30 Derajat Celsius 31 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 AI dan Industri Kreatif Jadi Sorotan, DELF 2026 Hong Kong Gaet 4.000 Peserta 31 Aug 2026 Cuaca Bandung Cerah Berawan, Suhu Capai 30 Derajat Celsius 31 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026

Bank Jago Luncurkan Rapor Kredit

ED
PN
Rabu, 15 Juli 2026 | 05:54 WIB
Bagikan
Bank Jago Luncurkan Rapor Kredit

VISI.NEWSBank Jago menghadirkan fitur baru bernama Rapor Kredit yang memungkinkan debitur memantau kesehatan kredit secara mudah, transparan, dan langsung melalui Aplikasi Jago. Fitur yang diumumkan pada 9 Juli 2026 ini merupakan bagian dari komitmen Bank Jago dalam menerapkan konsep pembiayaan yang bertanggung jawab (responsible lending) sekaligus mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat.

Melalui fitur tersebut, debitur dapat mengakses informasi mengenai riwayat kredit yang bersumber dari Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan demikian, nasabah dapat mengetahui status kredit, memahami kondisi finansialnya, serta mengambil keputusan pembiayaan yang lebih bijak sesuai kemampuan keuangan.

Head of Sustainability & Digital Lending Bank Jago Andy Djiwandono mengatakan, kemudahan akses terhadap pembiayaan perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai kondisi keuangan pribadi agar masyarakat tidak terjebak dalam pengelolaan utang yang kurang sehat.

"Akses pembiayaan yang mudah perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik mengenai kondisi finansial pribadi. Melalui Rapor Kredit, kami berharap debitur mengambil pinjaman dengan lebih bijak, terukur sesuai kemampuan finansialnya," ujar Andy.

Menurut Andy, fitur tersebut dirancang agar nasabah tidak hanya mengetahui status kreditnya, tetapi juga memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga maupun memperbaiki kualitas kredit.

Selain menyajikan riwayat dan status kredit, Rapor Kredit juga dilengkapi fitur Credit Health Tips yang berisi artikel edukasi dan rekomendasi yang dipersonalisasi sesuai kondisi kesehatan kredit masing-masing debitur.

"Bagi nasabah dengan kesehatan kredit yang baik, fitur ini memberikan panduan untuk mempertahankan kesehatan kreditnya. Bagi nasabah yang masih memiliki ruang untuk memperbaiki kesehatan kreditnya, tersedia tips dan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas kredit secara bertahap," jelasnya.

Peluncuran fitur ini dilatarbelakangi masih adanya tantangan literasi keuangan masyarakat Indonesia, terutama terkait pembiayaan. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat literasi keuangan pada sektor pembiayaan perbankan telah mencapai 65,5 persen.

Namun, tingkat literasi pada sektor pembiayaan lainnya masih relatif rendah. Literasi masyarakat terhadap lembaga pembiayaan non-bank tercatat sebesar 44,7 persen, fintech lending sebesar 24,9 persen, dan lembaga keuangan mikro hanya mencapai 9,8 persen.

Di sisi lain, akses masyarakat terhadap berbagai layanan pembiayaan kini semakin mudah melalui platform digital. Kondisi tersebut dinilai perlu diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam memahami risiko kredit dan mengelola kewajiban utang secara sehat.

Bank Jago menilai informasi mengenai kesehatan kredit menjadi salah satu faktor penting yang dapat membantu masyarakat mengenali kapasitas finansialnya sebelum mengajukan pinjaman baru. Dengan akses yang lebih mudah terhadap data kredit, debitur diharapkan dapat membuat keputusan keuangan berdasarkan informasi yang lebih lengkap.

Rapor Kredit merupakan implementasi dari konsep responsible lending yang dikembangkan Bank Jago untuk mendorong praktik pembiayaan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Konsep tersebut sebelumnya juga mendapat pengakuan dalam ajang SDG Innovation Accelerator for Young Professionals (SDGI) 2024, ketika tim pengembang Bank Jago terpilih sebagai salah satu inovator muda terbaik Indonesia berkat penerapan strategi bisnis berkelanjutan yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Kehadiran Rapor Kredit juga melengkapi ekosistem layanan pembiayaan digital Bank Jago yang sebelumnya telah menghadirkan produk Jago Dana Cepat dan Dana Siaga.

Saat ini, fitur Rapor Kredit telah tersedia bagi debitur Bank Jago, termasuk pengguna layanan Jago Dana Cepat dan Dana Siaga, sehingga mereka dapat memantau kesehatan kredit secara berkala melalui satu aplikasi.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.