Banjir Melanda 16 Kabupaten/Kota di Aceh, Ribuan Warga Terkena Dampaknya
Sementara itu, di Gayo Lues, banjir yang terjadi pada 18 November 2025 merendam 11 kecamatan, termasuk Blang Jeurago dan Blang Keujeren. Informasi terakhir menyebutkan bahwa banjir di daerah ini masih belum surut. Di Aceh Barat, hujan deras menyebabkan banjir di 12 kecamatan, dengan ketinggian air mencapai 130 cm, dan 183 KK terdampak. Di Subulussalam, lima kecamatan terendam banjir yang mempengaruhi 1.981 KK atau 9.291 jiwa. Banjir di dua kabupaten tersebut juga masih belum surut.
Kondisi serupa terjadi di Aceh Singkil, di mana intensitas hujan yang tinggi menyebabkan meluapnya Sungai Lae Cinedang, merendam 11 kecamatan dengan 6.579 KK atau 25.827 jiwa terdampak. Banjir dengan ketinggian air 50-80 cm masih terus berlangsung. Di Aceh Utara, hujan lebat menyebabkan erosi tebing sungai, mengakibatkan banjir setinggi 30-80 cm yang berdampak pada 2.028 KK atau 3.690 jiwa, dengan 438 KK mengungsi.
Banjir juga melanda 18 kecamatan di Aceh Selatan sejak 22 November 2025. Banjir yang disebabkan oleh naiknya debit air sungai menggenangi rumah dan kebun warga, mempengaruhi 858 KK atau 3.106 jiwa. Meskipun kondisi air mulai surut, beberapa wilayah masih terus menghadapi dampak dari bencana ini.
Sebagai respons terhadap bencana yang melanda, delapan kabupaten/kota di Aceh telah menetapkan status darurat bencana hidrometeorologi. BPBA mengimbau pemerintah daerah untuk segera melaksanakan langkah-langkah darurat, seperti mengaktifkan posko siaga, melakukan evakuasi, dan menyiapkan logistik serta layanan kesehatan darurat. Masyarakat juga diingatkan untuk tetap waspada, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman, serta mengikuti informasi dari BMKG dan BPBD setempat.
Untuk mitigasi bencana, BPBA juga mengingatkan pentingnya menjaga saluran air, menjauhi lereng-lereng yang rawan longsor, dan terus memantau perkembangan cuaca serta kondisi sungai. Dengan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan dampak dari bencana hidrometeorologi ini bisa lebih cepat teratasi.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!