Banjir di Kabupaten Grobogan, Puluhan Jadwal Kereta Api Alami Keterlambatan Hingga 2 Jam
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 22 Januari 2025 | 13:00 WIB
VISI.NEWS | JATENG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya perjalanan sejumlah kereta api akibat banjir dari luapan Sungai Tuntang di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Banjir ini memengaruhi jalur kereta di Km 32+5/7 antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati, yang terletak di petak lintas Semarang-Cepu (Jalur Utara). Hingga Rabu (22/1/2025) pukul 11.30 WIB, jalur tersebut belum bisa digunakan.
"Proses penanganan terus dilakukan secara intensif agar jalur dapat segera normal kembali. KAI telah mengerahkan puluhan petugas di lapangan yang dilengkapi dengan alat berat, material batu kricak, pasir, bantalan rel, dan besi untuk memperbaiki jalur dan mengatasi luapan air di lokasi terdampak," kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba, Rabu (22/1/2025).
KAI juga melakukan rekayasa pola operasi dengan mengalihkan rute perjalanan beberapa kereta api, seperti Semarang Tawang-Brumbung-Gundih-Gambringan dan Surabaya Pasar Turi-Surabaya Gubeng-Solo Jebres-Brumbung-Semarang Tawang.
Banjir ini menyebabkan keterlambatan rata-rata hingga dua jam pada beberapa perjalanan kereta, termasuk KA Argo Bromo Anggrek, Sembrani, Blambangan Ekspres, dan Kertajaya. Untuk penumpang yang terdampak pembatalan, KAI menawarkan pengembalian penuh harga tiket di luar biaya pemesanan.
"KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas gangguan perjalanan ini. Bagi pelanggan yang terdampak akibat pembatalan perjalanan ini, dapat membatalkan tiketnya di stasiun dan bea tiket akan dikembalikan 100% (di luar biaya pemesanan)," katanya.
KAI memastikan bahwa keselamatan dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama. Informasi terbaru akan terus disampaikan kepada masyarakat secara berkala, sementara upaya pemulihan jalur terus dilakukan agar perjalanan kereta dapat kembali normal secepatnya. Selain itu, layanan pemulihan seperti air mineral dan makanan berat diberikan kepada pelanggan dengan keterlambatan lebih dari 60 menit.
"Service recovery juga diberikan kepada para pelanggan dengan keterlambatan KA lebih dari 60 menit, dengan pemberian berupa air mineral hingga makanan berat sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tutup Anne. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!