Bandung Zoo Dibuka untuk Investor, Pemkot Siap Ubah Total Pengelolaan

ED
Jumat, 10 April 2026 | 09:22 WIB
Bagikan
Bandung Zoo Dibuka untuk Investor, Pemkot Siap Ubah Total Pengelolaan

Pemkot Bandung menggelar market sounding untuk menjaring mitra pengelola Bandung Zoo, langkah awal menuju pengelolaan yang lebih profesional dan berkelanjutan pekan depan. /visi.news/ist

VISI.NEWS | BANDUNG — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi membuka peluang kerja sama pengelolaan Bandung Zoo melalui kegiatan market sounding yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 13 April 2026. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa kebun binatang legendaris tersebut akan mengalami pembenahan besar-besaran. Pelaksana Tugas Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bandung, Agus Slamet Firdaus, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari skema pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) melalui Kerja Sama Pemanfaatan (KSP). Skema tersebut dirancang untuk menghadirkan sistem pengelolaan yang lebih profesional, terintegrasi, dan berkelanjutan. Market sounding akan digelar di Hotel Aryaduta Bandung mulai pukul 10.00 WIB. Forum ini menjadi ajang strategis bagi Pemkot untuk menjaring mitra potensial, sekaligus membuka ruang dialog dengan berbagai pihak yang memiliki minat dalam pengelolaan kebun binatang. Pemkot Bandung secara khusus mengundang lembaga konservasi berbadan hukum untuk terlibat. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi investor, tetapi juga mitra strategis yang mampu memberikan masukan, inovasi, serta komitmen terhadap pelestarian satwa dan lingkungan. Skema kerja sama yang ditawarkan tidak semata berfokus pada konservasi satwa. Pemkot juga mendorong pengembangan kawasan ruang terbuka hijau yang terintegrasi, serta pembangunan fasilitas edukasi dan sarana rekreasi modern yang ramah keluarga. Dengan konsep ini, Bandung Zoo diharapkan bisa menjadi destinasi wisata edukatif unggulan. BKAD Kota Bandung sebagai pengelola aset daerah berperan sebagai fasilitator utama dalam kegiatan ini. Melalui market sounding, pemerintah ingin memastikan proses penjaringan mitra berjalan transparan, kompetitif, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pembenahan menyeluruh terhadap Bandung Zoo. Tidak hanya dari sisi tata kelola, tetapi juga peningkatan kesejahteraan satwa serta kualitas layanan bagi pengunjung. Selama ini, kebun binatang tersebut kerap menjadi sorotan terkait kondisi pengelolaan dan fasilitas. Di sisi lain, Pemkot Bandung tetap memperhatikan keterlibatan pemerintah pusat. Hal ini penting karena pengelolaan satwa, khususnya yang dilindungi, berada di bawah kewenangan nasional sehingga membutuhkan koordinasi lintas lembaga. Dengan dibukanya peluang kerja sama ini, Pemkot Bandung berharap dapat menarik minat investor dan lembaga konservasi yang memiliki kompetensi serta komitmen tinggi. Transformasi Bandung Zoo pun diharapkan tidak hanya memperbaiki citra, tetapi juga menjadikannya sebagai pusat konservasi dan edukasi yang modern serta berkelas internasional. @uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.