Bandung Targetkan ‘Three Zero’ HIV/AIDS 2030, Erwin Tekankan Edukasi dan Akses Obat
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 24 April 2025 | 19:33 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung menegaskan kembali komitmennya dalam penanggulangan HIV/AIDS melalui pendekatan yang holistik dan berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, dalam kegiatan silaturahmi bertajuk 'Kuatkan Diri Bersama Tebar Cinta Akhiri AIDS' yang digelar di Balai Kota Bandung, Kamis (24/4/2025).
Dalam sambutannya, Erwin menyampaikan bahwa HIV/AIDS masih menjadi isu krusial yang memerlukan penanganan menyeluruh, mulai dari edukasi, deteksi dini, hingga akses pengobatan bagi Orang dengan HIV (Odhiv). Dari total 9.784 kasus kumulatif HIV/AIDS di Kota Bandung sejak 1991.
“Dari jumlah tersebut, baru sekitar 6.370 orang atau 65 persen yang patuh menjalani pengobatan,” ungkapnya.
Erwin menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung edukasi, memperluas jangkauan layanan kesehatan, serta menekan stigma yang kerap melekat pada penderita HIV/AIDS.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pemkot Bandung telah menerapkan strategi STOP (Suluh, Temukan, Obati, Pertahankan) sebagai bagian dari upaya mencapai target Three Zero pada 2030, nol infeksi baru HIV, nol kematian akibat AIDS, dan nol diskriminasi terhadap Odhiv.
Erwin ingin Bandung menjadi kota yang ramah, adil, dan peduli. Tugas bersama untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam penanganan HIV/AIDS.
Sementara itu, Maya Verasandi, Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung, menjelaskan bahwa kegiatan silaturahmi ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga spiritual dan psikologis.
“Programnya spiritual dan psikologis. Dengan ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi bagi komunitas dan aktivis HIV,” ujarnya.
Pemkot Bandung berharap dapat mempercepat capaian penanggulangan HIV/AIDS secara efektif dan berkeadilan. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!