Bandung Siaga 112 Siap Tangani Premanisme 24 Jam Nonstop
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 17 April 2025 | 17:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung bekerja sama dengan Polrestabes Bandung semakin serius menindak aksi premanisme yang meresahkan. Masyarakat kini bisa melaporkan segala bentuk ancaman, pemalakan, atau intimidasi langsung melalui layanan darurat Bandung Siaga 112, yang aktif 24 jam tanpa henti.
Komitmen bersama ini ditegaskan dalam acara 'Harmonisasi Penanganan Laporan Gawat Darurat' yang digelar pada Kamis (17/4/2025). Acara tersebut diinisiasi oleh Diskominfo Kota Bandung dan dihadiri berbagai instansi mulai dari TNI, kepolisian, hingga relawan dan penyedia layanan publik seperti PLN dan Telkom.
Satgas Anti Premanisme yang sudah dibentuk Pemkot menjadi ujung tombak dalam menangani laporan masyarakat. Dalam pendekatannya, tim penindak dari kepolisian mengedepankan cara humanis dan profesional, tanpa mengesampingkan ketegasan hukum.
Sudah ada lima laporan premanisme masuk ke layanan 112 sejauh ini, dan semuanya langsung ditangani secara cepat dan transparan.
AKP Yudid Sulistyo Asmoro dari Satreskrim Polrestabes Bandung menegaskan, premanisme termasuk segala bentuk pemaksaan, ancaman, pemerasan, dan tindakan melawan hukum lainnya. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melapor.
“Bandung harus menjadi kota yang damai dan tertib. Premanisme tidak boleh dibiarkan tumbuh. Mari kita bersama sama menyadarkan diri kita dan lingkungan sekitar kita, untuk menghindari aksi premanisme,” ujarnya.
Aswin Sulaeman dari Kesbangpol menambahkan bahwa aksi preman melanggar norma sosial dan hukum. Ia menekankan pentingnya edukasi tentang ideologi dan nilai kebangsaan agar masyarakat tak tergelincir dalam perilaku menyimpang.
Sementara itu, Darto AP dari Diskominfo memuji kerja tim operator 112 yang siaga 24 jam penuh, tanpa mengenal hari libur. Layanan ini juga terintegrasi dengan PMI, Dinas Kesehatan, dan kepolisian sehingga respons bisa dilakukan dengan cepat dan efektif.
Susi Darsiti, Kabid Diseminasi Informasi, menutup dengan harapan agar sinergi ini terus diperkuat. Tujuannya satu yaitu memberi rasa aman dan mempercepat layanan saat warga butuh pertolongan. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!