Balon dari Korea Utara Kembali Masuki Korea Selatan dan Menembus Kompleks Istana Kepresidenan

ED
Jumat, 25 Oktober 2024 | 00:40 WIB
Bagikan
Balon dari Korea Utara Kembali Masuki Korea Selatan dan Menembus Kompleks Istana Kepresidenan
VISI.NEWS | SEOUL - Pada pagi hari Kamis (24/10/2024) waktu setempat, sebuah balon yang membawa bahan propaganda dan sampah dari Korea Utara dilaporkan berhasil menembus wilayah Korea Selatan dan jatuh di area kompleks Istana Kepresidenan di Seoul. Diketahui, balon tersebut meledak di udara, menyebabkan puing-puing berserakan di sekitar kantor kepresidenan. "(Balon tersebut) meledak di udara dan puing-puing yang jatuh teridentifikasi berserakan di sekitar area kantor Yongsan," kata Layanan Keamanan Kepresidenan dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke AFP. Meskipun demikian, pihak layanan tersebut menegaskan bahwa balon yang diterbangkan tidak mengandung unsur yang dapat membahayakan keselamatan orang-orang di sekitar kompleks kepresidenan. "Tidak ada risiko atau kontaminasi yang berbahaya," jelas mereka. Menurut laporan dari media lokal Korea Selatan, Chosun Daily, balon tersebut membawa selebaran propaganda yang menghina Presiden Yoon Suk Yeol dan istrinya, Kim Keon Hee. Dalam balon-balon tersebut terdapat gambar Presiden Yoon dan istrinya yang disertai dengan kalimat "Untungnya, Presiden Yoon dan istrinya tidak memiliki anak" dan "Korea Selatan adalah Kerajaan Keon Hee." Saat ini, Ibu Negara Kim tengah menghadapi sejumlah kontroversi. Ia dikabarkan terlibat dalam skandal manipulasi saham di beberapa perusahaan di Korsel. Selain itu, ada dugaan bahwa ia ikut campur dalam pemilu di Korsel bulan April lalu. Aksi peluncuran balon tersebut terjadi beberapa hari setelah Kim Yo Jong, saudara perempuan Presiden Korea Utara, Kim Jong Un, menuduh aktivis dari Korea Selatan mengirim pesan propaganda anti-Korea Utara. Tak hanya itu, insiden ini juga berlangsung setelah Korsel mengoperasikan drone ke ibu kota Pyongyang. "Seoul harus mengalami secara langsung untuk mengetahui dengan tepat betapa berbahayanya tindakan yang dilakukannya dan betapa mengerikannya serta fatal konsekuensi yang ditimbulkannya," kata Jong. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.