Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Baku Tembak India-Pakistan Tewaskan 43 Orang di Kashmir

Desi Rossilawati
Kamis, 8 Mei 2025 | 21:15 WIB
Bagikan
Baku Tembak India-Pakistan Tewaskan 43 Orang di Kashmir
VISI.NEWS | KASHMIR - Konflik kembali pecah di perbatasan India dan Pakistan setelah kedua negara terlibat saling tembak artileri berat, Rabu (7/5/2025). Sebanyak 43 orang dilaporkan tewas, termasuk warga sipil dari kedua belah pihak. Dilansir AFP, Pakistan menyebut 31 warganya tewas akibat serangan rudal dan artileri India di sejumlah titik perbatasan, termasuk serangan terhadap pesantren di Bahawalpur yang menewaskan 13 orang. Kompleks layanan publik di Muridke juga ikut hancur. Di sisi lain, militer India melaporkan 12 korban jiwa akibat tembakan balasan dari Pakistan. Kementerian Pertahanan India mengklaim bahwa operasi mereka menargetkan sembilan 'kamp teroris', sebagai respons terhadap dugaan keterlibatan Pakistan dalam serangan terhadap turis di Kashmir akhir April lalu. India menegaskan tindakannya bersifat terbatas dan tidak ditujukan untuk memperluas konflik. Namun, Pakistan membantah tuduhan tersebut dan menyebut langkah India sebagai 'agresi brutal', yang tidak akan dibiarkan tanpa pembalasan. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengecam keras serangan itu dan menyatakan bahwa rakyat Pakistan tidak akan tinggal diam. Salah satu fasilitas strategis yang terkena serangan adalah pembangkit listrik tenaga air di Kashmir, yang diklaim rusak parah. Ketegangan meningkat setelah India mengancam untuk menghentikan aliran air dari wilayah perbatasannya. Dengan kedua negara bersenjata nuklir saling menuduh dan meningkatkan kekuatan militer di sepanjang garis kontrol, komunitas internasional mulai menyerukan penurunan tensi demi mencegah eskalasi lebih lanjut di kawasan Asia Selatan. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.