Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Bahaya Merebus Mi Instan dengan Kemasan: Risiko Kesehatan yang Mengancam

Desi Rossilawati
Jumat, 8 November 2024 | 02:30 WIB
Bagikan
Bahaya Merebus Mi Instan dengan Kemasan: Risiko Kesehatan yang Mengancam
VISI.NEWS | BANDUNG - Dalam berita terbaru, terungkap bahwa mi instan sebaiknya dikeluarkan dari kemasan sebelum dimasak dalam air mendidih, sesuai instruksi pada bungkusnya. Memasak mi instan dengan kemasan bisa menimbulkan risiko kesehatan yang serius bagi konsumen. Joddy Arya Laksmono, peneliti dari Pusat Penelitian Kimia Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menyatakan bahwa merebus makanan—termasuk mi instan—bersama dengan kemasannya dapat meningkatkan kemungkinan terkena berbagai penyakit, seperti kanker hati, kanker kulit, dan mengganggu sistem imun. Joddy menambahkan bahwa kemasan plastik terdiri dari berbagai senyawa yang berbeda tergantung jenis dan fungsinya. Ketika terpapar suhu tinggi, kemasan plastik dapat melepaskan senyawa kimia berbahaya ke dalam makanan atau minuman. Salah satu senyawa berbahaya yang dapat dilepaskan adalah BPA, yang jika tercampur dengan makanan, dapat mengganggu sistem endokrin. Selain itu, memanaskan plastik juga bisa menyebabkan pembentukan dioksin, zat karsinogen yang berbahaya dan dapat meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, terutama kanker hati, kulit, dan dapat melemahkan sistem imun. Selain itu, kemasan plastik dari polivinil klorida (PVC) juga berisiko; pada suhu tinggi, plastik ini dapat melepaskan zat phthalate yang berpotensi mengganggu keseimbangan hormon dan berdampak negatif pada kesehatan reproduksi. "Dalam memasak makanan menggunakan kemasan, terdapat aspek yang harus diperhatikan untuk memastikan keamanan dan mencegah risiko kontaminasi bahan kimia," jelas Joddy. Joddy menjelaskan bahwa terdapat berbagai jenis kemasan plastik yang dirancang khusus untuk tahan terhadap suhu tinggi. Kemasan ini terbuat dari plastik atau bahan lain yang aman ketika dipanaskan, sehingga tidak akan melepaskan zat-zat berbahaya. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak menggunakan kemasan plastik sekali pakai, seperti styrofoam, wadah polistirena, dan kantong plastik biasa. "Sangat disarankan untuk memasak mi instan tanpa plastik dan menggunakan peralatan yang aman bagi kesehatan," ucap Joddy. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.