IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Bagimu Agamamu dan Bagiku Agamaku

ED
Kamis, 29 Desember 2022 | 10:31 WIB
Bagikan
Bagimu Agamamu dan Bagiku Agamaku

Oleh Idat Mustari

LAKUM diinukum wa liya diin (bagimu agamamu, bagiku agamaku) adalah ayat ke enam surat Al-Kafirun. Ayat ini tidak akan pernah ada jika di muka bumi ini, semua manusia agamanya hanya satu yakni Islam. Ayat ini pun mengingatkan pada seorang muslim akan keniscayaan bahwa selain dirinya sebagai muslim, bahwa ada orang lain yang beragama selain Islam.

Kita orang Islam yang hidup di negeri Indonesia, perlu bersyukur karena ada orang-orang yang beragama selain Islam yakni ada Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Dengan adanya agama lain selain Islam maka ayat ke enam dari Surat Al-kafirun ini bisa kita amalkan. Mengamalkan satu ayat saja dari Al-Quran maka balasannya pahala dari Allah SWT.

Ayat ini seharusnya menjadi benteng pertahanan aqidah seorang muslim. Seorang muslim tak akan terpengaruh oleh siapapun yang agamanya bukan Islam, namun menghormati siapapun yang agamanya bukan Islam. Seorang muslim harus meyakini bahwa Islam adalah ajaran yang paling benar, namun juga menghargai orang lain yang meyakini agamanya yang paling benar. Tak boleh seorang muslim karena merasa paling benar kemudian menghina atau berbuat zalim pada orang yang lain yang keyakinan agamanya berbeda.

Seharusnya pula ayat ini jadi penegas seorang muslim untuk tidak akan ikut serta dalam upacara keagamaan orang lain. Namun menghargai mereka yang sedang—akan melakukan upacara keagamaannya. Seorang muslim akan menghargai orang Kristen yang sedang melaksanakan ibadah Paskah, orang katholik yang melaksanakan  Jumat Agung, orang hindu yuang sedang  Ngaben, orang Budha yang sedang merayakan  Waisak, dan atau orang konghuchu yang sedang merayakan Cap Go Meh. Saya agak sedikit bingung, pada orang yang beragama Islam kemudian bertindak mengusir—membubarkan orang-orang yang sedang melaksanakan ibadah sesuai dengan agama dan keyakinannya. Bagi saya, cara-cara pengusiran—pembubaran bukan cara menunjukkan kesalehan melainkan kesalahan. Kesalahan memahami ajaran Islam sebagai Rahmatan lil ‘alamin.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.