Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026

Bagimu Agamamu dan Bagiku Agamaku

ED
Kamis, 29 Desember 2022 | 10:31 WIB
Bagikan
Bagimu Agamamu dan Bagiku Agamaku

Sejarah mencatat bahwa suatu ketika Rasulullah saw pernah didatangi oleh utusan Kristen dari Najran berjumlah enam puluh orang ke Madinah untuk menemui Nabi saw. Nabi saw menyambut mereka di Masjid Nabawi.

Menariknya, ketika waktu kebaktian tiba, mereka meminta masjid Nabawi untuk dipergunakan kebaktian. Para sahabat berusaha untuk melarang mereka. Namun Nabi memerintahkan: “ da’ûhum.”‘biarkanlah mereka’.

Melalui perintah ini, sahabat memahami bahwa Nabi saw mempersilahkan mereka untuk menggunakan Masjid Nabawi sebagai tempat kebaktian sementara. Mereka pun melakukan kebaktian dengan menghadap ke timur sebagai arah kiblat mereka. Inilah bentuk teloransi Nabi saw, wujud dari ayat Lakum diinukum wa liya diin (bagimu agamamu, bagiku agamaku).

Saya secara pribadi, biasa-biasa saja andaikan disebelah rumah saya ada orang non muslim yang sedang beribadah, tak akan merubah sedikitpun keyakinan saya sebagai seorang muslim untuk meyakini bahwa hanya Islam adalah agama disisi Allah. Namun saya pun akan menghargai siapapun yang agamanya bukan Islam.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.