Bacaan Doa Sebelum dan Setelah Sahur di Bulan Ramadan
VISI.NEWS | BANDUNG - Sahur merupakan momen istimewa yang membawa keberkahan bagi umat Muslim. Bahkan, meskipun hanya dengan seteguk air, sahur tetap dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan. Rasulullah SAW bersabda:
"Sahur adalah keberkahan, jadi jangan tinggalkan, meskipun hanya dengan seteguk air. Karena Allah dan para Malaikat-Nya mendoakan orang-orang yang sahur." (HR. Ahmad)
Dari buku 'Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq' oleh Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al-Faifi, waktu terbaik untuk sahur adalah menjelang subuh, meskipun boleh dilakukan sejak tengah malam. Dalam sebuah hadits, Zaid bin Tsabit berkata:
"Kami pernah sahur bersama Nabi SAW, lalu beliau melaksanakan shalat. Aku bertanya kepada Zaid, 'Berapa lama jeda antara sahur dan adzan subuh?' Ia menjawab, 'Kira-kira cukup untuk membaca 50 ayat Al-Qur'an.'" (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Dari hadits ini, diperkirakan waktu jeda antara sahur dan adzan subuh sekitar 10 hingga 15 menit. Oleh karena itu, mengakhirkan sahur mendekati waktu subuh lebih dianjurkan.
Bacaan Niat Puasa Ramadan
Membaca niat di malam hari atau di waktu sahur sangatlah penting karena hal tersebut merupakan syarat sah puasa Ramadan. Berikut ini bacaan niat puasa Ramadan untuk satu hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!