Awan Klorin Beracun, 160 Ribu Warga Barcelona Diimbau Bertahan di Rumah
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 10 Mei 2025 | 21:45 WIB
VISI.NEWS | BARCELONA - Lebih dari 160 ribu warga di wilayah selatan Barcelona diminta untuk tidak meninggalkan rumah setelah kebakaran besar melanda sebuah fasilitas industri yang menyimpan produk pembersih kolam renang, Sabtu (10/5/2025).
Kebakaran tersebut menyebabkan pelepasan gas klorin ke udara, memicu awan beracun yang membahayakan kesehatan masyarakat seperti menyebabkan iritasi pada mata, gangguan pernapasan, nyeri dada, hingga memperparah gejala asma.
Layanan Perlindungan Sipil Spanyol segera mengeluarkan peringatan resmi kepada warga yang berada di zona terdampak untuk tetap berlindung di dalam rumah atau tempat kerja.
Insiden terjadi di kota pesisir Vilanova i la Geltru dan menjalar hingga memengaruhi lima kota lain, termasuk desa Calafell, yang seluruhnya ditetapkan sebagai zona bahaya oleh pemerintah daerah.
Meskipun tidak ada korban jiwa dilaporkan, petugas pemadam kebakaran terus berjibaku memadamkan api dan memantau sebaran gas untuk mengantisipasi risiko kesehatan lanjutan.
Pemilik bangunan, Jorge Vinuales Alonso, menduga kebakaran berasal dari baterai litium. Ia mengingatkan bahwa meskipun klorin sulit terbakar, jika sudah menyala, proses pemadamannya bisa sangat rumit dan berisiko tinggi. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!