Autopsi Ungkap Penyebab Kematian 3 Polisi Saat Gerebek Judi di Lampung

Desi Rossilawati
Rabu, 19 Maret 2025 | 08:34 WIB
Bagikan
Autopsi Ungkap Penyebab Kematian 3 Polisi Saat Gerebek Judi di Lampung
VISI.NEWS | LAMPUNG - Hasil autopsi terhadap tiga anggota kepolisian yang gugur saat menggerebek arena perjudian sabung ayam di Way Kanan, Lampung, telah diumumkan. Berdasarkan pemeriksaan medis, ketiganya mengalami luka tembak di area vital yang menjadi penyebab kematian mereka. Autopsi dilakukan oleh Tim DVI dan Biddokkes Polda Lampung di RS Bhayangkara terhadap AKP (anumerta) Lusiyanto, Aipda (anumerta) Petrus, dan Briptu (anumerta) Ghalib. Vice Commander DVI Biddokkes Polda Lampung, AKBP Legowo Hamijaya, menyampaikan bahwa masing-masing korban ditembak satu kali di bagian tubuh yang fatal. "Iya para anggota Polres Way Kanan yang gugur dalam bertugas ini ditembak masing-masing satu kali," ujar AKBP Legowo Hamijaya, Rabu (19/3/2025). Dijelaskan bahwa AKP Anumerta Lusiyanto mengalami luka tembak di dada kanan dengan proyektil peluru yang ditemukan di dada kiri. Sementara itu, Aipda Anumerta Petrus mengalami luka tembak di mata kiri, dengan proyektil peluru yang bersarang di tempurung kepala bagian belakang. "Untuk AKP Anumerta Lusiyanto luka tembak di dada kanan dan proyektil peluru ada di dada kiri. Aipda Anumerta Petrus luka tembak di mata kiri yang di mana proyektil peluru berada di tempurung kepala belakang," kata dia. Briptu Anumerta Ghalib ditembak di bibir kiri, dengan peluru yang menembus rongga mulut dan ditemukan di antara tempurung kepala serta tenggorokan. Dalam perkembangan penyelidikan, tim gabungan TNI-Polri telah mengamankan dua oknum anggota TNI yang diduga terlibat dalam aksi penembakan tersebut. Keduanya saat ini diamankan di Mako Dandenpom Lampung untuk proses lebih lanjut. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.