Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Aturan Baru FIFA Kurangi Beban Mental Pemain

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 11:34 WIB
Bagikan
Aturan Baru FIFA Kurangi Beban Mental Pemain

Aturan Baru FIFA Kurangi Beban Mental Pemain./visi.news/

VISI.NEWS | BANDUNG - Keputusan FIFA mengubah aturan akumulasi kartu kuning di Piala Dunia 2026 tak sekadar soal teknis pertandingan. Di balik regulasi baru ini, terselip upaya menjaga harapan para pemain agar tidak pupus di momen krusial akibat akumulasi kartu.

Turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 itu menghadirkan tantangan baru. Dengan 48 negara peserta, setiap tim harus melalui perjalanan lebih panjang untuk mencapai perempat final, yakni lima pertandingan sejak fase grup hingga babak 16 besar.

Dalam kondisi seperti itu, ancaman hukuman akumulasi kartu kuning kerap menjadi bayang bayang yang membebani pemain. Satu kartu di awal turnamen bisa berujung absennya pemain saat tim sangat membutuhkan tenaga terbaiknya.

Melalui keputusan Dewan FIFA dalam pertemuan di Vancouver pada Selasa 29 April 2026, aturan tersebut kini dilonggarkan. Catatan kartu kuning yang diperoleh pemain di fase grup akan dihapus saat memasuki fase gugur. Penghapusan serupa juga kembali dilakukan setelah babak perempat final.

"Sebagai cerminan dari format yang diperluas dengan babak gugur tambahan, Dewan FIFA mengkonfirmasi amandemen terhadap Peraturan Piala Dunia FIFA 2026 di mana kartu kuning tunggal di kompetisi final akan dihapuskan setelah babak grup dan kemudian lagi setelah perempat final," kata FIFA dalam sebuah pernyataan.

Dengan skema ini, seorang pemain baru akan terkena sanksi jika menerima dua kartu kuning dalam tiga laga fase grup. Sementara di fase gugur, hukuman berlaku jika kartu dikumpulkan dalam dua pertandingan pada babak 32 besar, 16 besar, atau perempat final.

Perubahan ini memberi ruang napas bagi para pemain untuk tampil lebih lepas tanpa dihantui risiko kehilangan kesempatan tampil di laga penting. Di panggung sebesar Piala Dunia, setiap menit di lapangan menjadi momen berharga yang kini lebih terjaga.

@abiel

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.