Athari Soroti Dampak Konflik Global terhadap Sektor Pariwisata
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI, Athari Gauthi Ardi, menyoroti potensi dampak konflik geopolitik global terhadap pendapatan negara, khususnya dari sektor pariwisata. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Komisi VII DPR RI bersama Menteri Pariwisata, Rabu (01/04/2026).
Dalam rapat tersebut, Athari mengungkapkan adanya kekhawatiran terkait kondisi global yang dapat mempengaruhi industri pariwisata nasional. Ia menyebut pemerintah, termasuk Presiden dan Menteri Pariwisata, telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif, meski belum dirinci secara menyeluruh.
“Kita sudah membahas bersama dan ada kekhawatiran. Namun, langkah-langkah konkret sudah mulai diperhitungkan oleh Presiden dan Menteri Pariwisata. Kita akan kawal bersama hasilnya,” ujarnya.
Selain isu geopolitik, Athari juga menyoroti tingginya harga tiket pesawat yang dinilai menjadi hambatan utama bagi sektor pariwisata. Ia mengungkapkan adanya lonjakan harga tiket hingga jutaan rupiah untuk penerbangan domestik.
Menurutnya, mahalnya tiket pesawat tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pariwisata, tetapi juga melibatkan kementerian lain seperti Kementerian Perhubungan dan Kementerian Keuangan.
“Kenaikan harga ini juga dipengaruhi kondisi global, seperti perang yang menyebabkan harga avtur meningkat. Ini berdampak langsung pada harga tiket pesawat,” jelasnya.
Athari meminta agar Menteri Pariwisata berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk menekan harga tiket. Ia menilai, strategi penguatan sektor pariwisata tidak akan efektif jika akses transportasi masih mahal.
Dalam kesempatan tersebut, Athari juga menekankan pentingnya pemerataan destinasi wisata di Indonesia. Ia mengingatkan agar pengembangan pariwisata tidak hanya terfokus pada destinasi populer seperti Bali dan Danau Toba.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!