ASPI Gelar Seminar Kesejahteraan Itik Petelur di Yogyakarta

ED
Jumat, 19 September 2025 | 15:50 WIB
Bagikan
ASPI Gelar Seminar Kesejahteraan Itik Petelur di Yogyakarta

Dua pembicara lainnya, Dr. Ir. Sri Sumarsih , SPt., MP., IPM dari Universitas Diponegoro membawakan materi berjudul “Formulasi Pakan Efisien: Pemenuhan Nutrisi untuk Kesejahteraan Itik Petelur” dan Prof. Dr. drh. Pudji Astuti, M.P., salah satu inspektur di Indonesia dari Humane Farm Animal Care/Certified Humane®, membawakan materi berjudul “Memahami Tren Pasar dan Peluang Sertifikasi dalam Peternakan Itik Petelur”. Acara ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman para peserta, khususnya peternak, bahwa telur yang berasal dari peternakan dengan tingkat kesejahteraan yang tinggi memiliki keunggulan dan nilai lebih.

Selama scoping work di dua provinsi–Yogyakarta dan Jawa Timur, khususnya Blitar—pada Februari–Maret 2025 lalu, ASPI menemukan indikasi awal bahwa telur dari sistem kandang baterai memiliki cangkang lebih tipis dibandingkan telur dari sistem bebas sangkar (cage-free) (temuan awal, laporan lengkap segera diterbitkan).

Ketebalan cangkang merupakan parameter penting untuk menilai kualitas fisik telur, terutama ketahanannya terhadap kerusakan saat penanganan, penyimpanan, dan distribusi. Cangkang yang baik juga melindungi isi telur dari kontaminasi mikroba, sehingga berkaitan langsung dengan keamanan pangan. Porinya memungkinkan pertukaran gas dan air, sekaligus menjadi jalur masuk bakteri (misalnya Salmonella Enteritidis, Bacillus cereus, dan Escherichia coli) (Chen et al., 2019).

“Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait penerapan kesejahteraan hewan, khususnya pada itik petelur, diperlukan adanya komunikasi dan edukasi yang berkelanjutan dan berkesinambungan dari berbagai pihak, baik kami di pemerintah, lembaga-lembaga, masyarakat pada umumnya, dan khususnya pada insan peternakan, sebagai pelaku usaha peternakan itik petelur,” kata drh. Agung Ludiro, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY.

Diharapkan, acara seminar ini bisa menjadi awal yang baik dalam berbagai upaya selanjutnya untuk meningkatkan kesejahteraan itik petelur. Dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak, seperti peternak, pelaku usaha, pemerintah, organisasi perlindungan hewan, dan konsumen, untuk mewujudkan itik petelur yang lebih sejahtera.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.