ASAI Hotels Buka di Malaysia, Terbesar di Dunia
ASAI Gamuda Cove di Selangor, Malaysia, akan menyambut tamu pertamanya pada 15 September 2026. /visi.news/ist
VISI.NEWS — Dusit Hotels and Resorts, lini bisnis perhotelan Dusit International, akan membawa merek hotel lifestyle terjangkau ASAI Hotels ke Malaysia. Properti pertama ASAI di Malaysia, ASAI Gamuda Cove, dijadwalkan mulai menerima tamu pada 15 September 2026.
ASAI Gamuda Cove berlokasi di kawasan Gamuda Cove, Selangor, salah satu proyek pengembangan terpadu yang luas dan berkembang pesat di Malaysia. Hotel tersebut menempati bangunan 13 lantai di dalam township seluas sekitar 1.530 acre atau sekitar 619 hektare.
Lokasinya menjadi salah satu keunggulan utama hotel. ASAI Gamuda Cove berada sekitar 20 menit perjalanan menggunakan mobil dari Kuala Lumpur International Airport (KLIA), sehingga dapat menjadi pilihan akomodasi bagi wisatawan yang membutuhkan akses relatif mudah menuju bandara maupun berbagai destinasi wisata di kawasan Selangor.
Hotel ini juga menjadi properti ASAI terbesar hingga saat ini dengan total 280 kamar. Kehadirannya sekaligus menandai hotel kedua Dusit International di Malaysia setelah Dusit Princess Melaka yang dibuka pada Desember 2024.
Berbeda dengan tiga properti ASAI yang telah beroperasi sebelumnya di Bangkok dan Kyoto, ASAI Gamuda Cove menjadi hotel pertama merek tersebut yang berada di luar lingkungan perkotaan.
Konsep hotel mengusung slogan ASAI Hotels, yakni Live Local, yang menekankan pengalaman lokal dan kedekatan dengan lingkungan sekitar. Konsep tersebut terlihat dari lokasi ASAI Gamuda Cove yang berada di dekat sejumlah kawasan alam dan fasilitas rekreasi utama.
Hotel ini berada di sisi Paya Indah Discovery Wetlands, kawasan lahan basah seluas sekitar 1.111 acre yang berfungsi sebagai cagar alam dan suaka margasatwa. Kawasan tersebut memungkinkan pengunjung mengamati satwa liar asli serta menikmati lanskap lahan basah air tawar yang relatif jarang ditemukan.
Di dekatnya terdapat Wetlands Arboretum seluas sekitar 90 acre. Kawasan tersebut dikembangkan sebagai museum pohon hidup yang dilengkapi jalur berjalan kaki, area pengamatan burung, serta berbagai kegiatan edukasi lingkungan.
Pengunjung ASAI Gamuda Cove juga dapat dengan mudah menjangkau SplashMania Waterpark, taman air yang memiliki 39 seluncuran dan atraksi. Selain itu, terdapat Discovery Park yang menawarkan berbagai kegiatan rekreasi luar ruangan dan hiburan untuk keluarga maupun wisatawan yang mencari aktivitas petualangan.
Mobilitas di dalam kawasan Gamuda Cove juga didukung jaringan trem listrik yang menghubungkan sejumlah destinasi penting di township tersebut. Kehadiran transportasi ini memungkinkan tamu berpindah antara kawasan alam, rekreasi, dan area komersial tanpa harus selalu menggunakan kendaraan pribadi.
Dari sisi akomodasi, ASAI Gamuda Cove menyediakan 280 kamar dengan konsep yang menitikberatkan pada kenyamanan, efisiensi ruang, dan fleksibilitas. Pilihan kamar dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai tipe wisatawan, mulai dari pelancong solo dan pasangan hingga keluarga.
Tipe kamar yang tersedia mencakup kamar berukuran kompak, kamar dengan balkon, kamar dengan tempat tidur susun, serta kategori kamar keluarga dengan kapasitas hingga enam orang. Sejumlah kamar juga menawarkan pemandangan menuju kawasan lahan basah.
Seluruh kamar dilengkapi fasilitas seperti Wi-Fi berkecepatan tinggi, televisi pintar, kamar mandi dengan walk-in shower, serta ruang penyimpanan yang dirancang secara praktis.
Tidak hanya mengandalkan fasilitas kamar, ASAI Gamuda Cove juga menawarkan sejumlah fasilitas untuk menunjang aktivitas tamu. Di antaranya kolam renang infinity yang menghadap ke kawasan lahan basah, pusat kebugaran, ruang co-working, serta ruang pertemuan dan acara dengan kapasitas hingga 100 orang.
Untuk kebutuhan kuliner, hotel tersebut memiliki tiga tempat makan dan minum yang mengangkat cita rasa Malaysia, Thailand, dan internasional.
Restoran all-day dining Nasi & Khao menjadi salah satu fasilitas kuliner utama. Restoran ini menggabungkan hidangan khas Malaysia dan Thailand dengan sejumlah pilihan makanan Barat dalam suasana santai.
Nama Nasi & Khao sendiri merefleksikan keterkaitan budaya kuliner Malaysia dan Thailand yang sama-sama memiliki nasi sebagai bagian penting dalam tradisi makan masyarakatnya.
Selain itu, terdapat Tea Shop yang dirancang sebagai ruang yang lebih santai dan berorientasi komunitas. Tempat ini menawarkan berbagai pilihan teh serta makanan ringan mulai pagi hingga malam.
Sementara itu, Pool Bar berada di area kolam renang dan menyediakan koktail racikan, minuman penyegar, serta makanan ringan. Pengunjung dapat menikmati sajian tersebut sambil melihat pemandangan kolam infinity dan Paya Indah Discovery Wetlands.
Pembukaan ASAI Gamuda Cove juga berlangsung menjelang kembalinya ajang Formula 1 ke Malaysia. Hotel tersebut berjarak sekitar 20 menit berkendara dari Sepang International Circuit.
Formula 1 dijadwalkan kembali ke Malaysia untuk pertama kalinya sejak 2017 melalui Formula 1 Gulf Air Bahrain Grand Prix in Malaysia yang akan berlangsung pada 2-4 Oktober 2026.
Kembalinya Formula 1 menjadi salah satu momentum penting bagi ASAI Gamuda Cove untuk memperkenalkan konsep hotel tersebut kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, pihak Dusit menegaskan peran hotel tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan akomodasi selama periode balapan.
Group CEO Dusit International Chanin Donavanik mengatakan, ASAI Gamuda Cove menunjukkan bagaimana konsep Live Local dapat diterapkan di kawasan yang menggabungkan alam, rekreasi, dan komunitas yang sedang berkembang.
“ASAI Gamuda Cove menunjukkan bagaimana pendekatan Live Local kami dapat berjalan di lingkungan yang mempertemukan alam, rekreasi, dan komunitas yang terus berkembang,” ujar Chanin dalam keterangan resmi, Kamis (27/8/2026).
Menurut dia, hotel tersebut dirancang untuk menjadi tempat menginap yang nyaman dan praktis bagi wisatawan sekaligus menjadi ruang baru bagi masyarakat setempat untuk bertemu dan menikmati kuliner.
Pembukaan yang berdekatan dengan kembalinya Formula 1 ke Malaysia dinilai menjadi kesempatan bagi ASAI untuk memperkenalkan konsepnya kepada pengunjung dari Malaysia maupun berbagai negara.
Meski demikian, Dusit berharap keberadaan hotel dapat memberikan pengalaman yang lebih luas bagi wisatawan di luar momentum Formula 1. Setiap kunjungan diharapkan dapat mendorong tamu mengenal kawasan sekitar serta berinteraksi dengan masyarakat lokal.
ASAI Hotels sendiri dikembangkan untuk wisatawan yang menginginkan kebutuhan dasar yang dirancang dengan baik, harga yang lebih terjangkau, serta pengalaman yang lebih dekat dengan karakter destinasi yang dikunjungi.
Konsep tersebut menggabungkan kamar yang kompak dan fungsional dengan ruang sosial, fasilitas makan dan minum, serta area co-working yang disesuaikan dengan karakter setiap lokasi.
Dengan dibukanya ASAI Gamuda Cove, merek tersebut kini memiliki empat hotel yang beroperasi. Sebelumnya, ASAI telah hadir melalui ASAI Bangkok Chinatown dan ASAI Bangkok Sathorn di Thailand serta ASAI Kyoto Shijo di Jepang.
Ekspansi ASAI sekaligus menjadi bagian dari strategi Dusit International memperluas bisnis perhotelannya di Malaysia. Setelah membuka Dusit Princess Melaka pada Desember 2024, Dusit juga menyiapkan pembukaan Dusit Princess Ipoh pada Oktober 2026.
Dengan hadirnya ASAI Gamuda Cove dan rencana pembukaan Dusit Princess Ipoh, ekspansi Dusit di Malaysia akan semakin luas. Kehadiran hotel-hotel tersebut diharapkan dapat memperkuat portofolio perusahaan sekaligus menangkap pertumbuhan permintaan akomodasi di berbagai destinasi Malaysia, baik untuk wisatawan maupun masyarakat lokal.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!