Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

AS Naikkan Status Waspada ke Indonesia, Soroti Konflik dan Bencana Alam

Desi Rossilawati
Sabtu, 10 Mei 2025 | 00:00 WIB
Bagikan
AS Naikkan Status Waspada ke Indonesia, Soroti Konflik dan Bencana Alam
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Pemerintah Amerika Serikat (AS) kembali menerbitkan peringatan perjalanan bagi warganya yang hendak berkunjung ke Indonesia, dengan penekanan khusus untuk wilayah Papua Tengah dan Papua Pegunungan yang kini dikategorikan sebagai daerah berisiko tinggi (Level 4). Melalui pembaruan yang diumumkan pada Rabu (30/4/2025), Departemen Luar Negeri AS mengklasifikasikan Indonesia dalam kategori Level 2 atau increased caution karena meningkatnya risiko kerusuhan sosial, ancaman terorisme, dan potensi bencana alam. Bahkan, untuk Papua, larangan perjalanan diberlakukan secara tegas. "Di Papua Tengah dan Papua Pegunungan, demonstrasi dan konflik yang disertai kekerasan dapat mengakibatkan cedera atau kematian bagi warga negara AS," tulis Departemen Luar Negeri dalam situs resminya. Mereka juga menyoroti adanya ancaman penculikan terhadap warga asing oleh kelompok bersenjata di daerah tersebut. Tak hanya Papua, destinasi wisata populer seperti Bali juga masuk dalam daftar yang harus diwaspadai, menyusul adanya serangkaian peristiwa masa lalu yang menyasar tempat ibadah, hotel, klub malam, hingga kantor polisi. Departemen tersebut juga menyoroti kesiapan infrastruktur dan akses layanan kesehatan di Indonesia yang dianggap belum merata, terutama saat terjadi bencana seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami. Sebagai bentuk mitigasi, warga AS diminta untuk:
  • Memastikan paspor masih berlaku minimal enam bulan sebelum tiba di Indonesia.
  • Selalu memantau perkembangan situasi lokal melalui media dan situs resmi BMKG.
  • Menghindari kerumunan dan demonstrasi.
  • Mendaftar dalam program Smart Traveler Enrollment Program (STEP) agar bisa menerima peringatan darurat.
Sebelumnya, Indonesia juga mengimbau warganya untuk menunda perjalanan ke India dan Pakistan akibat eskalasi konflik di kawasan Asia Selatan. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.