Arus Balik ke Jakarta Terpantau Lancar
VISI.NEWS | BANDUNG – Situasi lalu lintas arus balik Lebaran 2026 menuju Jakarta dilaporkan dalam kondisi lancar dan terkendali sejak Selasa sore hingga Rabu (25/3/2026) dini hari pukul 02.15 WIB. Penurunan volume kendaraan ini terjadi setelah sempat ada lonjakan pada siang hari sebelumnya, berkat efektivitas rekayasa lalu lintas yang diterapkan pihak kepolisian.
Dirgakkum Korlantas Polri sekaligus Kasatgas Kamseltibcarlantas, Brigjen Pol Faizal, mengonfirmasi bahwa kelancaran arus didorong oleh pemberlakuan skema one way nasional dari Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 70 yang dimulai sejak Selasa siang.
“Pada Selasa 24 Maret 2026 pukul 14.00 WIB, Bapak Kapolri bersama beberapa Kabinet Merah Putih melakukan flag off (arus) balik, jadi one way nasional dari Kalikangkung sampai dengan KM 70,” ujar Brigjen Pol Faizal, Rabu (25/3/2026).
Normalisasi Jalur Rekayasa
Berdasarkan data lapangan, kepadatan tertinggi sempat terjadi di Tol Cipali KM 188 dengan volume mencapai 5.000 kendaraan per jam. Namun, seiring melandainya arus, petugas mulai melakukan normalisasi pada jalur rekayasa, termasuk pengurangan lajur contraflow.
“Setelah itu mengalami penurunan dan sampai dengan saat ini sudah cukup landai. Salah satunya kita lakukan rekayasa adalah contraflow, kita gulung atau kita tutup hanya satu lajur,” jelasnya.
Kondisi serupa juga terpantau pada arus kendaraan dari arah Bandung melalui Tol Cipularang. Sempat diberlakukan pengalihan ke Tol Fungsional Japek Selatan guna mengurai kepadatan, namun kini arus telah dialihkan sepenuhnya melalui jalur utama Kalihurip menuju Cikampek.
Keamanan Jalur Utama
Brigjen Pol Faizal menegaskan bahwa secara umum tidak ditemukan titik kemacetan yang berarti di jalur utama. Perlambatan yang sempat terjadi hanya dipicu oleh kendala teknis kendaraan atau faktor non-lalu lintas lainnya.
“Pada prinsipnya tidak ada kemacetan, ya, tidak ada perlambatan. Mungkin kalau ada perlambatan hanya pada saat ada hambatan samping, yaitu ada yang mogok, kemudian ada yang terlibat laka (kecelakaan) material, dan mungkin juga ada parkir-parkir di bahu jalan,” tambahnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!