Arkeolog Temukan Helm Emas Berusia 4.500 Tahun, Simbol Kekuasaan Sumeria

Desi Rossilawati
Selasa, 5 Agustus 2025 | 01:00 WIB
Bagikan
Arkeolog Temukan Helm Emas Berusia 4.500 Tahun, Simbol Kekuasaan Sumeria
VISI.NEWS | BANDUNG - Sebuah helm emas yang diyakini berasal dari peradaban Sumeria ditemukan pada tahun 1927 di situs Pemakaman Kerajaan Ur, Irak selatan. Penemuan ini menjadi salah satu peninggalan arkeologis paling spektakuler dari peradaban tertua di dunia. Helm ini digali oleh arkeolog Inggris Sir Leonard Woolley dalam penggalian besar-besaran. Berbobot sekitar 15 karat, helm tersebut memiliki desain unik menyerupai rambut dan telinga manusia, menunjukkan bahwa fungsinya lebih sebagai simbol seremonial dibanding pelindung pertempuran.

Jejak Sosok Elit Sumeria

Meski bertuliskan nama Meskalamdug, tokoh yang diyakini sebagai raja awal Ur, konteks pemakaman menunjukkan bahwa pemiliknya kemungkinan adalah bangsawan atau pangeran, bukan raja. Helm tersebut ditemukan bersama artefak mewah lainnya seperti belati emas, vas pualam, dan mangkuk emas bertuliskan nama yang sama. Helm berukuran proporsional dengan kepala manusia dewasa (tinggi 22,7 cm dan lebar 21 cm), dan memiliki lubang-lubang kecil yang kemungkinan berfungsi untuk menjahitkan lapisan kain pelindung. Gaya rambut yang ditampilkan mengingatkan pada tokoh-tokoh penting seperti Eannatum dan Sargon dari Akkad.

Simbol Kekuasaan Tertinggi

Menurut analisis lebih lanjut, helm emas ini tidak ditemukan pada artefak visual lain seperti Panji Ur yang menggambarkan bangsawan Sumeria. Hal ini memperkuat dugaan bahwa helm ini hanya digunakan oleh penguasa bergelar Raja Kish, yakni pemegang kekuasaan tertinggi di Mesopotamia. Meski Meskalamdug disebut sebagai raja, tidak ada bukti kuat bahwa helm itu milik dirinya langsung. Diduga helm tersebut merupakan warisan turun-temurun yang hanya dikenakan oleh penguasa terpilih sebagai simbol supremasi.

Selamat dari Penjarahan, Kini Jadi Koleksi Berharga

Helm emas ini sempat menghilang selama Perang Teluk, namun ditemukan kembali pada 2003. Kini, helm tersebut menjadi koleksi utama di Museum Nasional Irak, Baghdad. Dua replika helm juga dibuat oleh pengrajin emas James Ogden pada 1928 dan kini disimpan di British Museum serta Penn Museum di AS. Dengan segala kemegahan dan nilai simboliknya, helm emas Meskalamdug tidak hanya menjadi artefak penting bagi dunia arkeologi, tetapi juga pengingat akan kekuasaan dan kebudayaan cemerlang peradaban Sumeria yang telah mendahului kita lebih dari empat milenium yang lalu. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.