Apresiasi Kinerja Dandim, Bupati Bandung Beri Hadiah Beasiswa S3 di Unpad

ED
Rabu, 31 Januari 2024 | 03:04 WIB
Bagikan
Apresiasi Kinerja Dandim, Bupati Bandung Beri Hadiah Beasiswa S3 di Unpad

VISI.NEWS | BALEENDAH - Ada hal menarik pada acara Bupati Bandung Dadang Supriatna di di Sanggar Penelitian Latihan dan Pengembangan Pertanian (SPLPP) Unpad Jalan Raya Laswi Kelurahan Jelekong Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Selasa (30/1/2024). Bupati memberikan hadiah beasiswa S3 untuk Komandan Kodim (Dandim) 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Hamzah Budi Susanto.

Hadiah ini menunjukkan kualitas hubungan kerjasama Dandim dengan bupati yang sangat solid. Sebelumnya bupati meningkatkan insentif jajaran Danramil dan Babinsa.

Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Hamzah Budi Susanto kemarin menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) dalam rangka percepatan ketahanan pangan nasional. MoU tersebut ditandatangani pada acara 'Gelar Teknologi Pertanian Babinsa Berdaya Saing' di SPLPP.

Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung, Kodim 0624/Kab. Bandung, dan Unpad ini bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya manusia dan sumber daya alam sektor pertanian di Kabupaten Bandung. Melalui kerjasama ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pertanian, serta mendorong penerapan teknologi pertanian yang lebih baru, lebih maju, tepat guna, dan efisien.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan bahwa gelar teknologi pertanian Babinsa berdaya saing ini merupakan salah satu inovasi terobosan yang sangat luar biasa. Ia mengapresiasi kinerja Dandim 0624/Kab. Bandung yang bekerjasama dengan Unpad yang diwakili oleh Rektor Unpad Prof Dr. Rina Indiastuti. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para petani yang telah berkontribusi dalam pembangunan pertanian di Kabupaten Bandung.

"Kita tahu bahwa Kabupaten Bandung adalah salah satu daerah penghasil pangan terbesar di Jawa Barat. Dengan adanya kerjasama ini, kita berharap dapat memanfaatkan lahan tidur atau lahan belum produktif menjadi lahan produktif. Kita juga berharap dapat memberikan edukasi kepada mahasiswa Unpad dan masyarakat atau kelompok tani tentang cara bercocok tanam yang baik dan benar. Ini semua demi masa depan yang lebih cerah bagi pertanian dan pangan di Kabupaten Bandung," ujar Bupati Bandung.

Dalam kesempatan ini, Bupati Bandung memberikan hadiah istimewa kepada Dandim 0624/Kab. Bandung, yaitu beasiswa untuk melanjutkan studi S3 (Strata 3) di Unpad. Ia berharap Dandim 0624/Kab. Bandung dapat terus meningkatkan kompetensi dan kualitas diri, serta menjadi contoh bagi para Babinsa dan masyarakat.

"Kita harus terus belajar dan berinovasi untuk mengembangkan pertanian di Kabupaten Bandung. Kita juga harus menjaga dan merawat infrastruktur pertanian yang sudah ada, agar tidak cepat rusak dan dapat dimanfaatkan secara optimal. Kita juga harus bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, untuk menciptakan solusi-solusi kreatif dan efektif bagi pertanian dan pangan di Kabupaten Bandung," tutur Bupati Bandung.

Bupati Bandung kembali mengatakan bahwa gelar teknologi pertanian Babinsa berdaya saing ini, salah satu inovasi terobosan yang sangat luar biasa.

"Hanya di Kabupaten Bandung sudah terjadi dan ini merupakan suatu motivasi supaya daerah-daerah lain ikut seperti di Kabupaten Bandung karena kita mempunyai Dandim yang hebat," ujarnya.

Ia mengungkapkan dalam rangka perwujudan ketahanan pangan itu, ada keterbatasan penyuluhan pertanian di Kabupaten Bandung yang hanya 327 orang penyuluh, sehingga peran Babinsa sangat penting.

Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung sudah menunjukkan keberpihakan kepada para petani, di antaranya hibah kartu tani, BPJS Ketenagakerjaan, dan hari ini dilaunching hampir 88.000 petani diberikan BPJS Ketenagakerjaan.

"Termasuk optimalisasi lahan pertanian abadi yang dilindungi, maka mulai tahun kemarin kita bebaskan tidak usaha bayar pajak setiap tahunnya," katanya.

Selain itu, kita dia, sebagai bentuk apresiasi kepada para Babinsa atas kontribusinya dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban di masyarakat, Pemkab Bandung telah menaikkan insentif Babinsa dan pejabat Koramil yang semula Rp 200 ribu sekarang sudah naik Rp 1 juta per bulan.

"Semoga kenaikan insentif ini dapat meningkatkan semangat kolaborasi untuk bersama melanjutkan pembangunan Kabupaten Bandung yang lebih baik lagi," katanya.

Contoh Penerapan Teknologi Pertanian

Menurut Dadang Supriatna, kerjasama ini dalam rangka memanfaatkan lahan yang tentunya nanti akan dijadikan percontohan dalam penerapan teknologi pertanian.

"Disamping ada edukasi untuk mahasiswa yang belajar di Unpad bagaimana cara bercocok tanam dengan bagus. Ini artinya untuk masa depan yang lebih cerahnya akan terjadi. Apabila kolaborasi ini dilakukan," jelas Bupati Bandung ini.

Dadang Supriatna berharap dengan adanya kerjasama antara Dandim 0624/Kab. Bandung dengan Unpad Bandung yang kemudian didorong Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung dan juga para petaninya.

"Saya optimis program ini akan lebih berkualitas dan akan menghasilkan anak-anak bangsa yang paham dengan pertanian dan teknologi. Yang pada akhirnya, saya optimis dan tidak pesimis. Kenapa? Karena saya khawatir kedepan, tidak ada orang yang untuk siap bercocok tanam untuk bertani," harapnya.

Bupati Bedas mengungkapkan kalau kedepan tidak ada generasi penerus atau kaum milenial, khawatir kebutuhan pangan bisa terpuruk dan kurang.

"Ini kan terjadi dampak inflasi yang sangat luar biasa. Tentunya dibuktikan pada hari ini, Kabupaten Bandung memiliki 88.000 petani sehingga inflasi kita di bawah rata-rata dengan provinsi dan pusat 2,3 persen," katanya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini juga mengucapkan terima kasih kepada para petani yang hebat di Kabupaten Bandung.

"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Rektor Unpad, Kadis Pertanian Provinsi Jawa Barat, Bu Kadis Pertanian Kabupaten Bandung dan juga Pak Dandim 0624/Kabupaten Bandung yang sudah kolaborasi dan membuktikan, yang nantinya ada demplot dan sebagainya. Ini sangat luar biasa," tuturnya.

@engkos kosasih

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.