Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026

APBN 2024 Tutup Dengan Defisit Lebih Rendah, Menkeu: Hasil yang Luar Biasa

Desi Rossilawati
Kamis, 2 Januari 2025 | 11:00 WIB
Bagikan
APBN 2024 Tutup Dengan Defisit Lebih Rendah, Menkeu: Hasil yang Luar Biasa

"Pada akhir tahun, bahkan masih tumbuh meskipun tidak tinggi, tapi cukup decent untuk situasi yang tidak mudah, tumbuh dari tahun lalu," katanya.

Menteri Keuangan tersebut menuturkan, pertumbuhan penerimaan negara belum mencapai target yang sebelumnya dipatok cukup tinggi.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menjelaskan, anggaran belanja 2024 melalui APBN juga cukup besar, terutama untuk keperluan pemilihan umum (pemilu), pemilihan kepala daerah (pilkada), pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), penambahan bantuan sosial untuk El Niño, dan belanja untuk mendukung ketahanan pangan.

"Oleh karena itu, belanja tumbuh tinggi, di kementerian lembaga bahkan tumbuhnya double digit, dan keseluruhan pertumbuhannya lebih dari 6 persen," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menargetkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 sebesar 2,7% dari produk domestik bruto (PDB) pada akhir tahun ini.

Meskipun hingga akhir Agustus 2024, realisasi defisit kas negara tersebut baru 0,68% dari PDB atau senilai Rp 153,7 triliun.

"Outlook 2,7 persen dari PDB seperti yang di Banggar dan DPR. Ini karena penerimaan mengalami tekanan dan belanja pertumbuhannya cukup baik," ujarnya dalam konferensi pers APBN KiTa, Senin (23/9/2024).

Sebagai informasi, target defisit dalam APBN 2024 mulanya sebesar 2,29% terhadap PDB atau sebesar Rp 522,8 triliun, lalu melebar menjadi 2,7% terhadap PDB. @desi

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.