Aos Terbaring di Rumah Sakit, Ikhlaskan Istrinya Berangkat Haji Seorang Diri
ED
Editor
M Purnama Alam
Jumat, 9 Juni 2023 | 07:07 WIB
VISI.NEWS | INDRAMAYU - Menunaikan ibadah haji merupakan Rukun Islam kelima yang menjadi ketentuan Allah SWT, boleh jadi kita sudah merencanakannya dengan baik tetapi apabila Allah swt berkehendak maka bisa jadi rencana itu tidak terjadi. Itulah yang dialami oleh sepasang suami istri asal Lemah Sugih Kab. Majalengka yang tergabung dalam KJT kloter 10.
Sang suami, Aos Miftah Wira, yang saat ini masih dilakukan observasi di RS Mitra Plumbon Indramayu harus mengikhlaskan istri tercintanya, Muhsilah Sunarta Jumri, berangkat seorang diri pada penerbangan Suadi Airlines pada Kamis (8/6/2023) pukul 10.35 wib.
Diketahui pada hasil pemeriksaan kesehatan, Aos, ternyata memiliki penyakit kanker darah sehingga Tim Kesehatan PPIH Embarkasi Kertajati langsung mengambil tindakan untuk melakukan observasi pemeriksaan kesehatan lebih dalam.
Saat itu juga, Aos, langsung dibawa ke RS Mitra Plumbon dan ditunda keberangkatannya sampai ada hasil terkini mengenai kesehatannya. dr. H. Medi Nursasih, Kepala Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Kertajati, mengungkapkan bahwa jemaah haji yang dapat berangkat harus lulus screening istitaah kesehatannya.
"Untuk Bapak Aos ini karena mengidap kanker darah maka sangat riskan dalam melakukan ibadah haji yang membutuhkan fisik kuat dan baik. Cuaca yang ekstrim dan rangkaian ibadah haji yang melelahkan dapat membuat kondisi fisik dari Bapak Aos ini drop sehingga hal yang tidak kita inginkan yaitu kematian akan terjadi," jelasnya.
Maka dari itu, Dokter Medi, langsung mengambil tindakan tegas melakukan pemeriksaan kesehatan di RS Mitra Plumbon Indramayu.
Ditemui di tempat terpisah, Euis Damayanti, Kasi Living Cost PPIH Embarkasi Kertajati, yang langsung melakukan pendampingan langsung menemui Bapak Aos dan keluarga di RS. Mitra Plumbon, Kamis (8/6), mengatakan bahwa saat ini sedang dilakukan observasi terhadap kesehatan Bapak Aos.
"Saat ini, istri Bapak Aos atas izin keluarga sudah diberangkatkan menuju tanah suci, mudah-mudahan qadarallah Bapak Aos juga dapat berangkat pada kloter berikutnya tetapi kita masih harus menunggu hasil pemeriksaan dokter rumah sakit," jelas Euis.
Poppy, anak dari Bapak Aos mengatakan bahwa keluarga sudah pasrah dan ikhlas akan kejadian ini, tetapi masih berharap adanya kemungkinan Bapak Aos dapat berangkat ke tanah suci menyusul sang istri. @nia/kemenag
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!