Antisipasi Hujan Deras, Jabar Lakukan Modifikasi Cuaca saat Mudik
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 26 Maret 2025 | 18:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi akan melakukan modifikasi cuaca sebanyak tiga kali guna mengantisipasi curah hujan tinggi selama periode mudik Lebaran 2025.
"Tadinya saya melakukan modifikasi cuaca hanya sekali di tanggal 28 saja, tapi pertimbangan antisipasi maka saya sudah meminta tiga kali. Jadi mulai besok sampai pada malam takbiran kita akan lakukan itu," ujar Dedi, Rabu (26/3/2025).
Menurutnya, hujan deras dapat menghambat lalu lintas meskipun rekayasa sudah diterapkan secara maksimal. Oleh karena itu, langkah ini dinilai penting untuk menjaga kelancaran perjalanan para pemudik.
Dedi menekankan bahwa hujan deras tidak hanya memperlambat arus kendaraan tetapi juga menyulitkan petugas yang bertugas mengatur lalu lintas.
"Karena sehebat apapun kita melakukan rekayasa lalu lintas, selancar apapun, kalau hujannya sangat deras pasti akan terhambat dan terjadi kemacetan. Dan kasihan petugas kalau dalam keadaan hujan, kemudian harus hujan-hujanan semalaman untuk mengatur lintas ini menjadi problem utama. Sehingga pawang hujan melalui BMKG ini adalah bagian dari upaya melancar arus mudik," jelasnya.
Selain modifikasi cuaca, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga telah memastikan kesiapan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari kondisi jalan arteri hingga fasilitas kesehatan bagi pemudik.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di beberapa wilayah Jawa Barat pada 26-28 Maret 2025.
Pada 26 Maret, wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi Kabupaten Bogor, Bekasi, Sukabumi, Cianjur, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung, Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Kuningan, Majalengka, Cirebon, Pangandaran, dan Banjar.
Pada 27 Maret, hujan diperkirakan melanda Sukabumi, Cianjur, Kuningan, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran, dan Banjar.
Sedangkan pada 28 Maret, hujan lebat berpotensi terjadi di Bekasi, Sukabumi, Cianjur, Karawang, Purwakarta, Bandung Barat, Cirebon, Majalengka, Kuningan, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran, dan Banjar.
Dengan adanya potensi cuaca ekstrem, modifikasi cuaca menjadi langkah antisipatif untuk memastikan perjalanan mudik tetap aman dan lancar bagi jutaan pemudik yang melintas di wilayah Jawa Barat. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!