Anies dan Ganjar Sepakat Jaga Kemerdekaan Pers

ED
Minggu, 11 Februari 2024 | 13:53 WIB
Bagikan
Anies dan Ganjar Sepakat Jaga Kemerdekaan Pers

VISI.NEWS | JAKARTA - Dua calon presiden (capres), Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, menyatakan komitmen mereka untuk menjunjung tinggi kemerdekaan pers di Indonesia. Keduanya menilai bahwa pers memiliki peran strategis dalam menjaga demokrasi dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Hal itu disampaikan Anies dan Ganjar dalam acara Deklarasi Kemerdekaan Pers Capres-Cawapres yang diselenggarakan oleh Dewan Pers di Jakarta, Sabtu (10/2/2024). Acara tersebut juga dihadiri oleh capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, yang diwakili oleh Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo Gibran, Rosan Roeslani.

Anies Baswedan, yang merupakan capres nomor urut 01, mengatakan bahwa pemerintah harus memberikan dukungan secara sistematik terhadap pers agar pers dapat bekerja dengan baik dan objektif. Ia juga menjanjikan dan memberikan ruang kritik yang konstruktif bagi masyarakat dalam memperdebatkan sebuah kebijakan.

"Kita berkomitmen untuk memajukan dan menjaga kemerdekaan pers secara sistematik agar dapat mencerdaskan bangsa serta menjaga demokrasi. Kebebasan pers dan berbicara adalah bagian dari perintah konstitusi. Komitmen ini sudah mulai kami implementasikan lewat program Desak Anies saat berkampanye," ujar Anies.

Ganjar Pranowo, yang merupakan capres nomor urut 03, menyebutkan pentingnya suara media dalam mengawal proses pemilu. Ia juga menilai bahwa konten pada media berperan besar untuk mengedukasi masyarakat. Melalui sambungan telekonferensi Zoom, Ganjar berkomitmen untuk menjaga kemerdekaan pers dengan membuka ruang perdebatan.

"Kita harus terbiasa menerima serta memberikan kritik, sehingga mampu membuka hati, pikiran, hingga perdebatan. Perdebatan ini yang nantinya akan mengedukasi masyarakat. Pemerintah harus membantu dengan mendorong dan memberi pelatihan pada pers, walaupun hal tersebut akan melahirkan kritikan terhadap pemerintah. Tetapi, langkah ini adalah strategi untuk mengedukasi dan berkomitmen terhadap kemerdekaan pers," kata Ganjar.

Sementara itu, Prabowo Subianto, yang diwakili oleh Rosan Roeslani, mengatakan bahwa dirinya menjunjung tinggi kebebasan dan kemerdekaan pers. Sebab, kebebasan pers merupakan salah satu pilar demokrasi. "Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia tentu harus menjunjung kebebasan pers. Kami mendukung penuh dan berkomitmen untuk selalu, mengembangan, merawat, dan menyempurnakan kebebasan pers," tutur Prabowo.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.