Angin Kencang Kembali Terjang Kabupaten Bandung, BPBD Ajak Masyarakat Meningkatkan Kewaspadaan

ED
Sabtu, 30 Desember 2023 | 09:15 WIB
Bagikan
Angin Kencang Kembali Terjang Kabupaten Bandung, BPBD Ajak Masyarakat Meningkatkan Kewaspadaan

VISI.NEWS | SOREANG - Peristiwa bencana alam angin kencang dan longsor kembali terjadi di empat lokasi di Kabupaten Bandung, Jumat (29/2/2023) sore. Hingga Sabtu (30/12/2023), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung masih melakukan pendataan dan penanganan pasca bencana angin kencang yang disertai turun hujan deras itu.

Berdasarkan hasil pendataan BPBD Kabupaten Bandung, peristiwa bencana alam angin kencang itu terjadi di Desa Ciburial Kecamatan Cimenyan; di Kampung Karasak dan Kampung Paneureusan RT 2, 3, 4/RW 15 Desa Bumiwangi Kecamatan Ciparay dan di Kampung Simpangsari RT 01/RW 12 Desa Patrolsari Kecamatan Arjasari. Selain itu, bencana longsor di Kp. Kolelega RT 01/RW 07 Desa Pasir Mulya Kecamatan Banjaran.

Empat peristiwa bencana alam angin kencang dan longsor itu, hingga Sabtu siang masih dalam penanganan BPBD Kabupaten Bandung. BPBD pun terus siaga dan melakukan pendataan di lapangan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan peristiwa bencana alam angin kencang itu disertai hujan deras. "Di Desa Ciburial sebanyak 55 rumah terdampak angin kencang itu, di antaranya 54 rumah mengalami rusak ringan dan 1 rumah kosong rusak berat akibat tertimpa pohon," kata Uka Suska dalam keterangannya, Sabtu (30/12/2023).

BPBD juga turut melakukan penanganan pohon tumbang menutupi jalan di kawasan Dago Resort. Selain itu cafe d'Paslor rusak ringan tertimpa reruntuhan pohon.

Sementara itu di Desa Bumiwangi, Uka Suska menjelaskan, peristiwa bencana alam angin kencang menyebabkan 55 KK (Kepala Keluarga) atau sekitar 187 jiwa terdampak.

"Keseluruhan rumah yang terdampak mengalami rusak ringan," katanya. Di Desa Patrolsari, Uka Suska menyebutkan satu rumah pada bagian atapnya roboh sehingga mengalami kerusakan. Rumah milik Kewen itu dihuni 1 KK/5 jiwa.

Di Desa Pasirmulya, BPBD menangani peristiwa longsor sepanjang 50 meter dan tinggi 15 meter yang menyebabkan akses jalan terputus menuju Kampung Kolelega Desa Pasirmulya tersebut. "Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa angin kencang dan tanah longsor itu. Masyarakat yang terdampak bencana hanya mengalami kerugian material," katanya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.