Anggota DPRD Sulawesi Tengah: Insiden di PT IMIP Perlu Perhatian Serius Pemerintahan Prabowo-Gibran

ED
Kamis, 31 Oktober 2024 | 21:50 WIB
Bagikan
Anggota DPRD Sulawesi Tengah: Insiden di PT IMIP Perlu Perhatian Serius Pemerintahan Prabowo-Gibran
VISI.NEWS | MOROWALI - Anggota DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri, menilai bahwa insiden yang berulang di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintahan Prabowo-Gibran. "Insiden yang terus berulang di IMIP ini harus menjadi atensi bagi Presiden Prabowo. IMIP adalah Proyek Strategis Nasional (PSN), jadi dibutuhkan perhatian khusus," ujarnya kepada awak media, Rabu (30/10/2024). Politisi PKB, Muhammad Safri, meminta Prabowo untuk bersikap tegas dan berani menuntut komitmen dari para investor yang beroperasi di PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Safri percaya bahwa Prabowo tidak ingin menanggung kesalahan pemerintahan sebelumnya, terutama karena status IMIP sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) bukanlah hasil kehendaknya. "Pak Prabowo harus tegas dan berani terhadap para investor ini. Mereka harus mendapat efek jera, tidak sekedar sanksi biasa. Jika tak kunjung menaati peraturan yang ada, lebih baik mereka diusir dari Indonesia," imbuhnya. Safri mengungkapkan bahwa status Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dimiliki oleh IMIP seharusnya mendatangkan dukungan penuh dari pemerintah di berbagai sektor. Namun, ia menilai bahwa dukungan tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya di lapangan. "Dukungan penuh sudah berikan, namun mereka yang beroperasi di IMIP ini tidak tahu berterima kasih. Mereka hanya tahu meraup keuntungan tetapi mengabaikan yang lainnya seperti keselamatan pekerja,"ungkapnya. Mantan aktivis PMII, Muhammad Safri, menantang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menghadirkan investor yang benar-benar serius berinvestasi di Morowali dan Morowali Utara. Safri menegaskan pentingnya agar perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut mematuhi semua aturan yang berlaku. "Kementerian ESDM pasti punya data, kalau serius ayo datang kesini. Kami tidak menolak investasi tapi tolong ikuti aturan yang ada, insiden-insiden yang terjadi belakangan ini adalah contoh perusahaan yang mengabaikan banyak hal. Kami tidak ingin itu terulang lagi," kata Safri. Sekretaris FPKB DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri, mendorong manajemen PT IMIP, PT GNI, dan perusahaan lainnya untuk tidak ragu belajar tentang tata kelola industri yang baik dari perusahaan-perusahaan sejenis yang telah beroperasi lebih lama. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.