Anggarkan BTT Rp 20 Miliar, Bupati Dadang Supriatna Lakukan Langkah Antisipasi dan Pengurangan Resiko Bencana
Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu juga mengaku telah menyiagakan personel di sekitar lokasi yang berpotensi rawan bencana, terutama di sekitar aliran Sungai Citarum dan anak-anak sungainya serta daerah rawan longsor.
Selain itu, Pemkab Bandung juga sudah mempersiapkan logistik, peralatan evakuasi, dan kebutuhan lainnya yang berkaitan dengan penanggulangan bencana. Pihaknya juga menyiapkan anggaran tidak terduga (BTT) untuk kondisi tanggap darurat bencana dan penanganan pasca bencana sebesar Rp 20 miliar.
"Saya juga minta seluruh OPD , pemerintah kecamatan hingga desa dan kelurahan juga untuk selalu waspada dan responsif jika terjadi bencana di wilayahnya," ujar Bupati.
Pemkab Bandung, menurutnya, menyadari pentingnya peran serta masyarakat dan kerja sama dengan berbagai pihak terkait, seperti BPBD, TNI, Polri, dan lembaga swadaya masyarakat dalam penanggulangan bencana. Kolaborasi ini memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan bencana termasuk dalam mengurangi resiko bencana.
"Yang tidak kalah pentingnya, saya mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai dan saluran air guna mencegah tersumbatnya aliran air dan potensi banjir. Dengan langkah-langkah pencegahan ini, diharapkan risiko bencana di Kabupaten Bandung dapat dikurangi dan masyarakat dapat lebih siap menghadapi bencana," ungkap Bupati Dadang Supriatna.
@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!