Analisis Media: Denmark Unggul atas Sweden di Media Indonesia
VISI.NEWS | JAKARTA – Indonesia, negara dengan populasi keempat terbesar di dunia yang mencapai lebih dari 280 juta jiwa, juga merupakan salah satu ekonomi yang tumbuh paling cepat dengan kelas menengah yang terus meningkat dan pertumbuhan PDB lebih dari 5% setiap tahunnya. Dalam konteks ini, NewsMachine APAC melakukan analisis terhadap cakupan media untuk negara-negara Skandinavia selama bulan September. Meskipun relatif kecil, dengan jumlah populasi hanya 20 juta jiwa, perusahaan-perusahaan Skandinavia menikmati visibilitas yang kuat di media Indonesia.
Semakin banyak perusahaan Skandinavia yang mendirikan kehadiran di Indonesia. Contohnya, Volvo Cars telah kembali setelah beberapa tahun absen, bersama pemain baru seperti Bluewater Group yang menawarkan solusi air bersih. Perusahaan-perusahaan ini semakin mendapatkan perhatian di media arus utama Indonesia.
Visibilitas negara-negara Skandinavia di media Indonesia lebih tinggi dari yang diperkirakan mengingat ukuran mereka yang relatif kecil. Pada bulan September saja, negara-negara Skandinavia disebutkan dalam lebih dari 6.000 artikel di media berita. Pemain bulu tangkis Denmark secara signifikan meningkatkan jumlah artikel media, mengingat bulu tangkis adalah olahraga di mana Indonesia juga bersaing untuk meraih peringkat tertinggi di kompetisi internasional. Selain itu, beberapa perusahaan Skandinavia diakui atas kontribusi mereka dalam upaya lingkungan, pengembangan infrastruktur, dan produk modern, termasuk Volvo Trucks, SKF, dan Ikea.
“Sweden sebagai merek telah tampil baik meskipun ada reaksi negatif yang signifikan terhadap pembakaran Al-Quran tahun lalu. Indonesia adalah salah satu negara yang mengungkapkan kritik yang kuat. Meskipun ada banyak pemberitaan negatif saat itu, aktor-aktor Swedia di negara ini berhasil mempertahankan tingkat kepercayaan yang baik di kalangan sebagian besar orang Indonesia, yang juga tercermin dalam pelaporan media,” kata Lars Dagerholt, kepala pengembangan NewsMachine di wilayah APAC dan anggota dewan Kamar Dagang Swedia di Indonesia dalam keterangan tertulisnya kepada VISI.NEWS, Jumat (11/10/2024).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!