Anak SLB di Wyata Guna Akan Kembali ke Gedung Asli Usai Penataan
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 19 Mei 2025 | 19:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Kepala Sentra Wyata Guna, Sri Harijati, memastikan relokasi sementara murid Sekolah Luar Biasa (SLB) ke lokasi di Cicendo dilakukan demi alasan keselamatan. Gedung SLB yang selama ini digunakan akan menjalani penataan dan pembersihan agar ruang belajar menjadi lebih aman dan layak bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
“Penataan ruangan dan rehabilitasi dilakukan agar ruang-ruang yang ada bisa lebih aman dan layak digunakan oleh anak-anak. Ini demi keselamatan bersama,” ujar Sri Harijati, Senin (19/5/2025).
Sri Harijati juga menegaskan bahwa gedung SLB akan tetap berfungsi sesuai dengan peruntukannya dan tidak ada perubahan atau alih fungsi gedung.
Sementara itu, gedung yang akan digunakan oleh Sekolah Rakyat berada di area lain dalam kompleks Wyata Guna. Gedung ini tengah direhabilitasi, khususnya bagian atap, dan akan disiapkan menjadi empat ruang kelas baru untuk kegiatan belajar mengajar.
Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Kota Bandung, Bambang Suhari menambahkan, rehabilitasi yang dilakukan hanya sebatas pembersihan dan pemeliharaan, tanpa pembongkaran atau perubahan struktur bangunan. Pemeliharaan bangunan wajib dilakukan selama izin mendirikan bangunan (IMB) masih berlaku.
“Selama tidak ada perubahan fungsi atau struktur, maka tidak diperlukan pengajuan PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) baru,” jelas Bambang.
Dengan proses pembersihan dan penataan ini selesai, anak-anak SLB akan segera kembali belajar di gedung mereka yang sudah dikenal, tanpa perubahan tata ruang atau fungsi, termasuk penggunaan asrama.
Keputusan ini dianggap solusi terbaik yang mempertimbangkan kenyamanan dan hak anak berkebutuhan khusus, sekaligus menjaga kelangsungan operasional Sekolah Rakyat secara terpisah di dalam kompleks yang sama. Penataan yang dilakukan tetap mengedepankan prinsip inklusivitas dan keberlanjutan. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!