BMKG: Bandung Diguyur Hujan Sore Ini, Suhu 17–32 Derajat Celsius 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Ombudsman RI Nilai Homecare Perkuat Pelayanan Kesehatan di Jember 5 Aug 2026 Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat 5 Aug 2026 Enam Buah yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus 5 Aug 2026 Persib Tak Gelar Konvoi Jika Jadi Juara Piala Presiden 2026 5 Aug 2026 PT BDS Pastikan Pembayaran Piutang Vendor Lewat Proses Hukum 5 Aug 2026 BMKG: Bandung Diguyur Hujan Sore Ini, Suhu 17–32 Derajat Celsius 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Ombudsman RI Nilai Homecare Perkuat Pelayanan Kesehatan di Jember 5 Aug 2026 Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat 5 Aug 2026 Enam Buah yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus 5 Aug 2026 Persib Tak Gelar Konvoi Jika Jadi Juara Piala Presiden 2026 5 Aug 2026 PT BDS Pastikan Pembayaran Piutang Vendor Lewat Proses Hukum 5 Aug 2026

Anak Perempuan 9 Tahun Terpental Saat Melintasi Jalur Kereta Api

ED
Jumat, 18 Oktober 2024 | 16:00 WIB
Bagikan
Anak Perempuan 9 Tahun Terpental Saat Melintasi Jalur Kereta Api
VISI.NEWS | BANDUNG - Seorang anak perempuan berusia 9 tahun mengalami kecelakaan fatal setelah tertabrak kereta api di jalur antara Stasiun Kiaracondong dan Stasiun Gedebage, Kota Bandung, pada Rabu (16/10/2024). Korban dilaporkan terpental sejauh empat meter dan meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit Ujungberung. Kapolsek Gedebage, Kompol Wawan Setiawan, mengonfirmasi kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Ia menjelaskan bahwa korban dan orangtuanya sedang menunggu untuk naik kereta api ketika insiden terjadi, di mana terdapat persilangan kereta api dari kedua arah. "Saat itu sedang ada persilangan kereta. Ketika kereta dari arah timur ke barat melintas, mereka mencoba menyeberang," ujarnya. Wawan menambahkan bahwa meskipun petugas kereta api telah mengingatkan untuk tidak menyeberang, mereka tetap melakukannya. "Petugas rail telah mengingatkan agar tidak menyeberang karena masih ada kereta yang akan melintas, namun peringatan tersebut diabaikan, dan saat melintas, kereta dari arah barat ke timur datang," katanya. Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Ayep Hanapi, menyatakan bahwa insiden ini harus dijadikan sebagai pengingat pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjauhi area rel, yang bukan hanya terlarang, tetapi juga sangat berisiko. PT KAI Daop 2 menegaskan bahwa operasional kereta api berjalan dengan aman, namun keselamatan publik sangat bergantung pada kepatuhan masyarakat untuk tidak berada di area berbahaya tersebut. Berita ini menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran akan keselamatan di sekitar jalur kereta api untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.