Anak Berusia 4 Tahun di Sukabumi Tewas Setelah Terseret Arus Air Selokan
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 6 Agustus 2025 | 20:17 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Seorang anak berinisial MI berusia 4 tahun di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ditemukan tak bernyawa di selokan ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Selasa (5/8/2025).
Kapolsek Cibadak AKP Idji Djubaedi mengatakan, jasad korban ditemukan di selokan area pabrik garmen PT Daehan Global, Kampung Selaawi, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak sekitar pukul 16.00 WIB.
“Kondisinya saat itu, korban ditemukan tersangkut di gorong-gorong yang menuju aliran sungai Cimahi Kubang,” kata Idji.
Polisi telah meminta keterangan saksi yang terdiri dari warga dan pihak keluarga terkait kejadian tersebut.
Idji menuturkan saksi di TKP menyebutkan bahwa korban terbawa arus air selokan dari kawasan pemukiman kemudian masuk ke selokan pabrik garmen PT Daehan Global.
Selain itu dari keterangan keluarga bahwa korban sebelumnya bermain hujan-hujanan.
Menurut Idji, kakak korban RK (14) menjelaskan pada pukul 15.44 WIB, dia mencari adiknya yang saat itu diketahui bermain hujan-hujanan di sekitar rumah dekat selokan. Karena tidak ketemu, maka RK meminta tolong kepada Solihin, tetangganya.
Selanjutnya, Solihin bertemu dengan warga bernama Suminta yang mengaku melihat sesuatu yang hanyut di selokan. Suminta mengira bahwa yang hanyut di adalah boneka.
Warga akhirnya menyusuri aliran selokan tersebut hingga sejauh 500 meter sampai ke area belakang pabrik garmen PT Daehan Global, disana saksi melihat bahwa tubuh korban tersangkut di gorong-gorong.
”Saksi menyuruh warga lainnya untuk segera ke PT Daehan Global untuk mengevakuasi korban. Sampai akhirnya korban dievakuasi dari dalam area PT Daehan Global oleh sekuriti,” ujar Idji.
Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak autopsi.
“Saat ini ayah korban menolak untuk dilakukan otopsi, dan membuat surat serta video penolakan autopsi karena sudah ikhlas bahwa korban meninggal dunia akibat musibah,” pungkas Idji. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!