Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026

Ambulans Bawa Pasien Dihentikan ETLE, Ini Penjelasan Resmi Polda Metro Jaya

Desi Rossilawati
Rabu, 16 April 2025 | 23:00 WIB
Bagikan
Ambulans Bawa Pasien Dihentikan ETLE, Ini Penjelasan Resmi Polda Metro Jaya
VISI.NEWS | BANDUNG - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sopir ambulans yang memilih berhenti di lampu merah meski tengah mengangkut pasien dalam kondisi darurat. Hal itu dilakukan karena khawatir terkena tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). "Sekarang mah ikutin aturan aja, walaupun lampu merah, walaupun lagi bawa pasien, lampu merah dong, berhenti ambulans, menghindari ETLE daripada kena denda," ujar salah satu sopir dalam video. Video lain juga menunjukkan hal serupa, memperlihatkan ambulans yang berhenti total di persimpangan demi menghindari sanksi tilang. Menanggapi polemik tersebut, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menyampaikan permohonan maaf. Ia mengakui sistem ETLE masih memiliki keterbatasan dalam mengenali kendaraan prioritas seperti ambulans dan mobil jenazah. Lebih lanjut, pihak Ditlantas juga akan melakukan pendataan kendaraan darurat agar tidak lagi terkena tilang otomatis. "Nanti akan muncul di bagian paling bawah warna kuning di situ bisa diklik kemudian kita melakukan sanggahan di ruang tersebut," jelas Ojo melalui unggahan di akun Instagram resmi TMC Polda Metro Jaya. Pengelola ambulans dan mobil jenazah diminta untuk mendaftarkan kendaraan mereka melalui email resmi subditgakumditlantaspmj@gmail.com dengan mencantumkan data kendaraan. "Kemudian untuk ke depan agar mobil ambulans atau mobil jenazah tidak terkena tilang ETLE saya akan menshare alamat email yang harus diisi oleh rekan-rekan pengelola mobil ambulans di mana di situ ada format yang harus diisi nomor polisinya berapa, kendaraan tahun berapa kemudian foto dan STNK tolong dilampirkan di dalam format itu," ungkap Ojo. Sebagai informasi, ambulans dan mobil jenazah tergolong kendaraan prioritas sesuai Pasal 134 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dan berhak mendapatkan perlakuan khusus dalam kondisi darurat. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.