Alihfungsi Lahan Picu Bencana, Dedi Mulyadi Stop IMB Baru di Lembang
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 4 Juni 2025 | 16:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Lembang sebagai pariwisata di Kabupaten Bandung Barat, kini menghadapi tekanan lingkungan akibat maraknya alihfungsi lahan. Menyikapi persoalan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan larangan terhadap pembangunan baru yang mengorbankan lahan hijau di kawasan itu.
Dalam pernyataannya di Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (4/6/2025), Dedi meminta Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail untuk segera mengevaluasi tata ruang dan menindak tegas pelanggaran pembangunan.
"Saya sudah minta ke bupati untuk melakukan evaluasi tata ruang. Yang kedua tidak boleh ada pembangunan baru menggunakan area sawah, hutan kan jelas Pergub-nya ada, berarti kabupaten kota nggak boleh ngeluarin IMB," kata Dedi.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat, lanjutnya, telah menyusun langkah-langkah pemulihan lingkungan di Kawasan Bandung Utara, termasuk Lembang. Rencana tersebut mencakup penanaman bambu sebagai bagian dari program penghijauan yang dimulai November mendatang, serta perbaikan sistem drainase, termasuk di jalan provinsi dan sekitar Pasar Lembang.
Terkait sektor pariwisata, Dedi meminta pelaku usaha menyesuaikan aktivitas mereka dengan daya dukung lingkungan. Ia menyarankan agar pemerintah kabupaten membatasi jumlah tempat wisata untuk menghindari eksploitasi berlebihan.
"Jadi pengembang wisata harus menyesuaikan dengan alam, bukan alam yang menyesuaikan dengan wisata dan kemudian pemerintah kabupaten harus selektif, kalau misalnya di area wisata itu cukup dua (lokasi), jangan dimasukin jumlah wisata yang banyak, yang bangkrut juga banyak," ujar Dedi.
Lebih lanjut, Gubernur juga memerintahkan pembongkaran seluruh bangunan tak berizin di Lembang. Berdasarkan data Dinas PUTR Kabupaten Bandung Barat, sekitar 50 persen bangunan di wilayah tersebut berdiri tanpa izin resmi.
“Bongkar, selesai,” tegas Dedi menutup pernyataannya. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!