Aktivis Perlindungan Hewan dari AFJ dan AFFA Ajak Masyarakat Desak Meliá Hotel Penuhi Janji Cage-Free Mereka

ED
Selasa, 19 Maret 2024 | 20:05 WIB
Bagikan
Aktivis Perlindungan Hewan dari AFJ dan AFFA Ajak Masyarakat Desak Meliá Hotel Penuhi Janji Cage-Free Mereka

Beberapa negara di Eropa telah melarang penggunaan kandang baterai secara keseluruhan, seperti Austria, Luksemburg, dan Swiss, dan banyak negara lain telah memberlakukan undang-undang yang akan mulai berlaku pada tahun-tahun mendatang. Di Amerika Serikat, sebelas negara bagian telah melarang penggunaan kandang baterai untuk ayam petelur, termasuk Arizona, California, Colorado, Massachusetts, Michigan, Nevada, Ohio, Oregon, Rhode Island, Utah, dan Washington.

Sekitar 80% ayam petelur hidup di kandang yang kecil dan sempit sehingga tidak bisa mengekspresikan perilaku alaminya seperti melebarkan sayap sepenuhnya, bertengger, atau mengais tanah. Sistem kandang baterai dapat meningkatkan stres, resiko penyakit reproduksi, dan kesehatan tulang yang buruk pada ayam petelur.

Mengapa Sistem Telur Bebas Sangkar?

Saat ini para konsumen di seluruh dunia telah menuntut praktik etis dan akuntabilitas perusahaan, sehingga investor pun semakin memprioritaskan perusahaan dengan kinerja ESG yang lebih baik. Hingga saat ini, lebih dari 2.500 perusahaan terbesar di dunia telah berkomitmen untuk menghapuskan kandang dari rantai pasokan mereka, dan hampir 1.200 di antaranya telah menyelesaikan transisi bebas sangkar.

“Permintaan konsumen akan telur bebas sangkar semakin meningkat, seiring dengan keinginan akan transparansi perusahaan, standar pangan yang etis, dan investasi ESG. Merek hotel di seluruh dunia mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghapuskan kandang baterai yang kejam dan ketinggalan zaman dari rantai pasokan mereka,” kata Elfha Shavira, Manajer Kampanye dari Act for Farmed Animals.

“Meliá Hotels seharusnya mampu melaporkan progres mereka secara publik. Sebagai perusahaan perhotelan global, mereka perlu mendengarkan konsumen sebelum tertinggal jauh dari pesaing-pesaingnya, dan sebelum dianggap tidak mematuhi undang-undang yang berkembang di berbagai negara yang telah melarang praktik-praktik ini,” lanjutnya.

@mpa

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.