Akselerasi Penanganan Stunting, Pemkot Bandung Bentuk Tim AKS
Menanggapi hal ini, Ketua TP PKK Kota Bandung, Yunimar Mulyana menyampaikan, stunting bukan hanya mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak secara fisik, tapi juga perkembangan lainnya.
"Upaya yang sudah kita lakukan dari 2019 yakni melalui Bandung Tanginas. Kita sudah turun ke semua kecamatan," papar Yunimar.
Sejak 2019 Pemkot Bandung bekerja sama dengan Baznas untuk menyediakan makanan siap santap bergizi di 15 kelurahan lokus stunting.
Program ini terus bertambah hingga tahun 2021 sebanyak 151 kelurahan telah tersasar Bandung Tanginas.
"Kita juga melakukan pelatihan posyandu, ada buku catatan kader cerdas stunting sebagai bahan referensi untuk mengetahui apa itu stunting dan cara penanganannya," jelasnya.
Tahun ini Pemkot Bandung akan kembali bekerja sama dengan Baznas melalui program pemberdayaan keluarga tanginas.
"Sekarang tidak hanya penerima manfaatnya, tapi juga keluarganya harus kita dampingi agar lebih paham," ungkapnya
Program Bandung Tanginas membawa Pemkot Bandung memperoleh Penghargaan Perencanaan Daerah Tahun 2022 Tingkat Provinsi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!