Akibat Masyarakat Tidak Disiplin Prokes, Kasus Covid-19 Terus Melonjak
VISI.NEWS |BANDUNG - Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Jawa Barat (Jabar) hingga saat ini diketahui terus meningkat, dari informasi yang dihimpun menyebutkan sebesar 25,91 persen.
Anggota DPRD Jabar, Cucu Sugyati mengatakan wilayah sebaran Covid-19 tertinggi di Jabar, yakni Bogor, Depok, Bekasi, dan Bandung Raya, tingginya angka sebaran kasus Covid-19 ini, Pemprov Jabar diminta untuk mempersiapkan berbagai keperluan sarana prasarana.
"Jika terus terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, maka Pemprov Jabar saat ini diperlukan untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan yang diperlukan dalam penanganan lonjakan kasu Covid-19 tersebut," katanya, Selasa (22/2/2022).
Saat ini diketahui, lanjut Cucu, kapasitas maksimal rumah sakit memiliki 19.695 Tempat Tidur, sementara BOR di Jabar mencapai 25,91 persen artinya masih di bawah standar WHO 60 persen.
"Merujuk pada data tersebut, artinya harus dipersiapkan 23 tempat isolasi terpadu, sehingga jika terus terjadi kenaikan kasus, maka dapat tertagani dengan baik serta maksimal," ujarnya.
Cucu mengungkapkan, masyarakat diminta tidak lalai memperketat protokol kesehatan, pasalnya salah satu penyebab terjadinya peningkatan kasus yaitu akibat kelalaian masyarakat dalam mendisiplinkan protokol kesehatan.
"Selain itu, perlu menggalakan kembali sosialisasi prokes dan vaksinasi, di samping memperbanyak pengetesan baik dengan antigen, maupun PCR," ungakapnya.
Terakhir, akibat kembali melonjaknya kasus Covid-19 di Jabar, diketahui sebanyak 17 kabupaten kota kembali bersetatus PPKM level 3, 9 kabupaten kota bersetatus PPKM level 2.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!