Aji Sineas Muda, Penggagas Film Animasi Gunung Padang
Begitupun hadir dari kalangan sastrawan Ketua Forum Seniman Kabupaten Bandung Ridwan C.H Madris, ada juga dari forum lintas agama, dan dari lembaga PCNU, hadir Ketua LTN NU Kab. Bandung Bambang Melga yang juga sebagai Dosen FIK Tel-U, dan Dewan Pakar dari organisasi ICMI Kab. Bandung.
Perbincangan di sesi pemaparan Gunung Padang, dengan nara sumber ahli Yusuf Maulana atau Kang Uche seorang Geolog, peserta di ajak larut masuk ke periode 27.000 tahun SM, di mana masa lalu berdirinya Gunung Padang merupakan hasil karya yang di ciptakan manusia masa itu, yang batuan pendirinya di cari dari batuan intrusi, yang tidak ada ditemukan di daerah tersebut, dan seperti dari hasil temuan para ahli, Gunung Padang ini unik, ternyata, itu di bangun oleh tiga peradaban yang berbeda masanya.
Dan sakralitas keberadaan Gunung Padang itu sendiri ternyata, dibuat untuk menandai tempat tersebut sebagai tempat yang sakral, istimewa, yang bisa menetralkan energi, dan mengaktivasi energi-energi positif manusia.
Kehadiran dua narasumber lainnya dalam bincang-bincang Film Fiksi Animasi Gunung Padang ini, membuat sesi diskusi tersebut berlangsung dengan sangat hangat, terbukti tarik ulur istilah pada narasi-narasi yang diperdebatkan dalam diskusi tersebut, baik komentar maupun yang mengkritisi, akhirnya harus mendudukan persoalan, sesuai porsi sudut pandang sebagaimana persepsi nilai kepositifan awal yang ada.
Closing statemant dari sineas muda berbakat Aji, ia menyampaikan bahwa, " sekarang kita adalah pewaris peradaban Nusantara, kalo bukan kita lalu siapa lagi," tuturnya menutup akhir diskusi film animasi Gunung Padang ini.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!