Ajang 2021 Taiwan Innotech Expo Mengulas Tren Teknologi di Enam Sektor Utama
VISI.NEWS | TAIPEI - Dunia pascapandemi kini menuju era yang ditandai dengan restrukturisasi dan konsolidasi. Future Tech Theme Pavilion (FUTEX) berlangsung di ajang 2021 Taiwan Innotech Expo (TIE), untuk pertama kalinya digelar secara virtual oleh Kementerian Sains dan Teknologi Taiwan (MOST), didukung Academia Sinica, Kementerian Pendidikan Taiwan, serta Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan. FUTEX akan berfokus pada enam industri stategis: TI dan digitalisasi, keamanan siber, layanan kesehatan presisi (precision healthcare), energi terbarukan dan berkelanjutan, pertahanan dan strategi nasional, serta urusan sipil dan kesiapsiagaan militer.
Ajang ini mengundang Beberapa CEO dari sejumlah perusahaan ternama. Mereka akan berbagi pengalaman secara virtual tentang inovasi dan peluang pasar dari perspektif pelaku industri.
Ketika infrastruktur 5G semakin populer, keamanan aset akan menjadi medan persaingan baru di dunia
Sinergi antara kecerdasan buatan (AI), IoT, cloud, dan berbagai teknologi baru yang berkaitan dengan 5G menghasilkan banyak aplikasi lintasdomain inovatif. Ketika 5G semakin populer, keamanan aset menjadi isu vital yang tak dapat diabaikan. Bagaimana organisasi asal Taiwan memimpin industri-industri utama di wilayahnya dalam implementasi solusi keamanan informasi yang melindungi aset-aset tak terlihat? General Manager, Trend Micro, Hong Kong & Taiwan, Bob Hung, dan Salah Satu Pendiri CyCraft Technology, Jeremy "Birdman" Chiu, membagikan pandangan tentang solusi manajemen risiko keamanan informasi dan antiperetasan (anti-hacking) yang didukung kecerdasan buatan (AI).
Sektor kesehatan dan teknologi membuat landasan bagi layanan kesehatan presisi
Saat tren penduduk yang menua mendorong permintaan atas layanan medis dan pengobatan penyakit kronis, layanan kesehatan presisi (precision healthcare) telah menjadi tren yang sulit dihindari di seluruh dunia. Beberapa lembaga kesehatan terkemuka memanfaatkan teknologi mutakhir demi meningkatkan layanan smart healthcare dan smart hospital. President, Taipei Veterans General Hospital, Wayne Huey-Herng Sheu, yang baru menjabat tahun ini, berkata bahwa dia ingin menjadikan smart healthcare sebagai komponen utama dalam babak perkembangan berikutnya di rumah sakit tersebut. Tujuannya adalah mencapai penggunaan teknologi mutakhir secara luas yang memadukan layanan kesehatan dan big data.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!