Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Airlangga: Subsidi LPG 3 Kg akan Ditargetkan dengan Data DTSEN

Desi Rossilawati
Sabtu, 16 Agustus 2025 | 20:00 WIB
Bagikan
Airlangga: Subsidi LPG 3 Kg akan Ditargetkan dengan Data DTSEN
VISI.NEWS | JAKARTA - Pemerintah tengah menyiapkan skema baru penyaluran subsidi LPG 3 kilogram (kg) agar lebih tepat sasaran. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut saat ini subsidi LPG masih bersifat terbuka, namun ke depan akan ada mekanisme baru yang sedang dibahas. “Memang saat sekarang subsidi itu diberikan secara terbuka. Mungkin ke depan kita akan mencarikan mekanisme dan skema, sedang dalam pembahasan di pemerintah,” ujar Airlangga dalam konferensi pers RAPBN 2026 di Jakarta, Jumat (15/8/2025). Airlangga mencontohkan sistem tarif listrik PLN, di mana pelanggan dengan daya tinggi membayar tarif berbeda dibanding pengguna daya rendah. Skema serupa, menurutnya, bisa diterapkan di sektor energi, termasuk subsidi LPG 3 kg. Meski begitu, ia menegaskan rencana tersebut masih digodok dan akan disosialisasikan lebih dulu sebelum diterapkan. Ia menambahkan, pemerintah telah memiliki Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan dalam menyalurkan subsidi. Penggunaan data ini diharapkan mencegah kebocoran subsidi yang selama ini juga dinikmati kelompok mampu. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui adanya ketidaktepatan dalam penyaluran subsidi energi. Oleh sebab itu, pemerintah bersama DPR menekankan pentingnya penargetan agar subsidi hanya diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan. “Sekarang dengan adanya DTSEN, ini menjadi acuan kita untuk melakukan targeting. Kementerian ESDM maupun Badan Pusat Statistik (BPS) akan menggunakan DTSEN sebagai patokan atau acuan mengenai berapa sebetulnya volume subsidi yang dibutuhkan, apabila targetnya benar,” jelas Sri Mulyani. Sebelumnya, Panitia Kerja RAPBN 2026 yang terdiri dari Banggar DPR dan pemerintah juga sepakat pembelian LPG 3 kg tahun depan akan berbasis DTSEN, sehingga hanya warga yang terdata yang berhak membeli tabung subsidi tersebut. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.