AION UT Raih 5 Bintang Euro NCAP 2026

ED
PN
Jumat, 4 September 2026 | 05:55 WIB
Bagikan
AION UT Raih 5 Bintang Euro NCAP 2026

VISI.NEWS - GAC kembali mencatatkan pencapaian di tingkat global melalui AION UT yang berhasil meraih rating keselamatan 5-bintang dari Euro NCAP 2026. Penghargaan tersebut diberikan oleh Euro NCAP, lembaga independen yang melakukan pengujian keselamatan kendaraan di Eropa.

Pencapaian ini menjadi salah satu indikator kemampuan AION UT dalam memenuhi standar keselamatan kendaraan yang berlaku secara internasional. Dalam pengujian Euro NCAP 2026, AION UT Premium dengan konfigurasi setir kiri atau Left Hand Drive (LHD) berhasil mendapatkan rating keseluruhan 5-bintang.

Penilaian Euro NCAP mencakup empat aspek utama, yakni Safe Driving, Crash Avoidance, Crash Protection, dan Post Crash Safety. Keempat aspek tersebut menggambarkan pendekatan keselamatan kendaraan secara menyeluruh, mulai dari kemampuan mendukung pengemudi dalam berkendara, mencegah potensi kecelakaan, memberikan perlindungan ketika terjadi benturan, hingga membantu keselamatan penghuni kendaraan setelah kecelakaan.

Dalam pengujian tersebut, AION UT mencatatkan skor 66 persen untuk Safe Driving, 74 persen untuk Crash Avoidance, 91 persen untuk Crash Protection, serta 88 persen untuk Post Crash Safety.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem keselamatan AION UT tidak hanya diarahkan untuk membantu mengurangi risiko kecelakaan, tetapi juga memberikan perlindungan terhadap pengemudi dan penumpang ketika terjadi benturan. Aspek keselamatan setelah kecelakaan juga menjadi perhatian melalui sejumlah fitur pendukung evakuasi dan sistem bantuan darurat.

CEO GAC Indonesia Andry Ciu mengatakan, pencapaian rating 5-bintang dari Euro NCAP menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menghadirkan kendaraan listrik yang menggabungkan inovasi, kenyamanan, dan keselamatan.

"Rating bintang 5 dari Euro NCAP menjadi bukti nyata komitmen GAC dalam menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya inovatif dan nyaman, tetapi juga mengutamakan keselamatan pengguna sesuai standar internasional. Pencapaian ini semakin memperkuat kepercayaan konsumen terhadap AION UT sebagai kendaraan listrik yang aman, andal, dan relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat, termasuk di Indonesia," ujar Andry Ciu.

Dari sisi keselamatan aktif, AION UT dilengkapi sejumlah teknologi yang dirancang untuk membantu pengemudi mengenali potensi risiko selama perjalanan. Salah satunya adalah Autonomous Emergency Braking atau AEB.

Teknologi tersebut dirancang untuk mendeteksi potensi tabrakan dan membantu memberikan respons ketika sistem mengenali adanya risiko kecelakaan. Sistem bantuan berkendara pada AION UT juga mendukung interaksi kendaraan dengan berbagai pengguna jalan, termasuk kendaraan lain, pesepeda, dan pengguna jalan lainnya.

Selain teknologi untuk membantu mencegah kecelakaan, AION UT memiliki fitur yang berkaitan dengan pemantauan kondisi pengemudi dan penumpang di dalam kabin.

Sistem tersebut mencakup kemampuan mendeteksi potensi distraksi pengemudi serta keberadaan anak di dalam kabin. Kehadiran teknologi ini memberikan lapisan perlindungan tambahan karena sistem keselamatan tidak hanya bekerja ketika kendaraan menghadapi risiko dari lingkungan sekitar, tetapi juga memperhatikan kondisi penghuni kendaraan.

Pendekatan keselamatan tersebut semakin terlihat dari performa AION UT dalam aspek Crash Protection. Pada kategori ini, kendaraan memperoleh skor 91 persen, yang menjadi salah satu capaian tertinggi dalam hasil pengujiannya.

Pengujian Crash Protection menilai tingkat perlindungan yang diberikan kepada pengemudi dan penumpang dalam berbagai skenario benturan. AION UT juga memperoleh perlindungan maksimal dalam pengujian benturan samping tertentu.

Salah satu perangkat keselamatan yang turut mendukung perlindungan penghuni kabin adalah centre airbag. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu mengurangi risiko benturan antarpenumpang ketika terjadi kecelakaan, khususnya dalam kondisi benturan tertentu.

Penggunaan teknologi tersebut menjadi bagian dari sistem keselamatan yang mengombinasikan struktur kendaraan dengan perangkat perlindungan penghuni kabin. Dengan demikian, perlindungan terhadap penumpang tidak hanya mengandalkan struktur bodi, tetapi juga sistem keselamatan tambahan yang bekerja ketika kecelakaan terjadi.

Aspek lain yang turut diuji Euro NCAP adalah Post Crash Safety. Pada kategori ini, AION UT mendapatkan skor 88 persen.

Post Crash Safety menjadi bagian penting karena keselamatan penghuni kendaraan tidak berhenti ketika benturan terjadi. Kondisi setelah kecelakaan juga dapat menentukan peluang penumpang untuk mendapatkan pertolongan maupun melakukan evakuasi dari kendaraan.

AION UT dilengkapi sistem Third Party Service eCall di wilayah yang mendukung layanan tersebut. Sistem ini menjadi salah satu perangkat yang dirancang untuk mendukung penanganan kondisi darurat setelah kecelakaan.

Kendaraan tersebut juga memiliki kemampuan mengoperasikan jendela samping secara elektrik selama lebih dari dua menit ketika kendaraan terendam air. Fitur tersebut dirancang untuk memberikan waktu tambahan bagi penghuni kendaraan untuk melakukan proses evakuasi dalam kondisi darurat.

Dengan berbagai perangkat tersebut, pendekatan keselamatan AION UT mencakup tiga fase penting, yakni membantu mencegah kecelakaan, memberikan perlindungan ketika kecelakaan terjadi, dan mendukung keselamatan penghuni setelah kecelakaan.

Perolehan rating 5-bintang Euro NCAP 2026 semakin memperkuat posisi AION UT sebagai kendaraan listrik yang menggabungkan teknologi, desain, kenyamanan, efisiensi, dan fitur keselamatan.

Di Indonesia, AION UT diposisikan sebagai salah satu pilihan kendaraan listrik untuk mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan. Kendaraan ini menawarkan perpaduan teknologi, kenyamanan, efisiensi, serta fitur keselamatan dalam satu produk.

Untuk pasar Indonesia, AION UT tersedia dalam dua pilihan varian, yakni AION UT Standard dan AION UT Premium. AION UT Standard ditawarkan dengan harga Rp345 juta on the road Jakarta, sementara AION UT Premium dibanderol Rp395 juta on the road Jakarta.

Pencapaian rating keselamatan 5-bintang dari Euro NCAP 2026 menjadi tambahan penting bagi GAC dalam memperkuat kepercayaan terhadap produk kendaraan listriknya. Hasil tersebut juga menunjukkan upaya produsen dalam menghadirkan teknologi keselamatan yang dirancang mengikuti standar pengujian internasional.

Bagi pasar Indonesia, capaian AION UT tersebut menjadi bagian dari strategi GAC dalam menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya mengedepankan efisiensi dan teknologi, tetapi juga aspek keselamatan. Langkah tersebut sejalan dengan perkembangan kebutuhan mobilitas perkotaan serta pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.