Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Ahok Siap Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi Minyak Mentah Pertamina

Desi Rossilawati
Jumat, 28 Februari 2025 | 19:00 WIB
Bagikan
Ahok Siap Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi Minyak Mentah Pertamina
VISI.NEWS | JAKARTA - Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengaku siap memberikan keterangan kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023. "Ya bisa saja dan aku senang jika diminta keterangan," ujar Ahok, Kamis (27/2/2025). Ahok, yang menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina saat kasus ini berlangsung, tidak menjelaskan apakah dirinya mengetahui modus impor BBM yang merugikan negara. Namun, ia menegaskan bahwa sistem pengawasan di perusahaan sudah berlapis, termasuk dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sementara itu, Kejagung telah menetapkan 9 tersangka dalam kasus ini, termasuk 6 pejabat Pertamina dan 3 pihak swasta. Salah satu tersangka adalah Dirut PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, yang diduga memanipulasi impor minyak mentah dengan mencatat produk di bawah RON 90 sebagai RON 92. Kejagung memperkirakan kerugian negara mencapai Rp193,7 triliun hanya dalam tahun 2023, dengan kemungkinan angka lebih besar jika modus serupa ditemukan dalam periode 2018-2022. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.