Ahmad : KIB Semakin Solid Dan Siap Jual Ide Dan Gagasan Untuk Indonesia Lebih Baik
VISI.NEWS | BANDUNG - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang diinisiasi tiga parpol Partai Golkar, PAN dan PPP terbentuk atas kesadaran bersama, agar pemilu mendatang, tak lagi ditandai dengan politik identitas.
Menurut politisi Golkar Jabar sekaligus Anggota DPRD Jabar, Ahmad Hidayat mengatakan polarisasi politik identitas tersebut harus benar-benar diakhiri jelang Pemilu Pilpres dan Pilkada yang akan berlangsung pada tahun 2024 mendatang.
“Kita harus akhiri suasana polarisasi tajam, bagaimana narasi cebong, kampret, kadrun, begitu membelah masyarakat. Karena isyu yang dikedepankan adalah hal tak substantial. Tapi lebih kepada sesuatu yang sifatnya simbolik, yang tak berguna bagi bangsa,” katanya.
Kemudian apa yang dijual KIB ?, lanjut Ahmad, yang dijual KIB yaitu ide dan gagasan yang tidak lain ingin membawa bangsa dan negara Indonesia ini maju dan lebih baik dari saat ini.
"Kita tak ingin terjebak siapa figurnya, karena kita ingin list dulu apa saja persoalan strategis yang dihadapi bangsa, itu baru bicara kriteria figur seperti apa untuk jadi pemimpin masa depan," sambungnya.
Diketahui Partai Golkar sudah menyebut nama Airlangga, lalu PAN ‘menjual’ Zulkifli Hasan, dan itu adalah keputusan internal masing-masing parpol, kelak akan diputuskan oleh KIB siapa figur yang akan dikedepankan.
“Berbicara analisis beberapa kalangan, KIB akan bubar ketika Ketum PPP Suharso Manoarfa dilengserkan, itu tidak benar, yang ada malah semakin solid dengan Ketum PPP yang baru yakni Pa Mardiono,” pungkasnya. @eko
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!