IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Ahmad : Data PVMBG Menyebutkan Ada 27 Wilayah Rawan Pergerakan Tanah

ED
Jumat, 14 Oktober 2022 | 00:21 WIB
Bagikan
Ahmad : Data PVMBG Menyebutkan Ada 27 Wilayah Rawan Pergerakan Tanah

VISI.NEWS | BANDUNG Informasi yang disampaikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang telah menyusun peta wilayah potensi gerakan tanah di Provinsi Jawa Barat (Jabar) bulan Oktober 2022 ini patut dijadikan perhatian.

Khususnya di wilayah Bandung Raya, karena menurut Anggota DPRD Jabar Fraksi Golkar dapil Kabupaten Bandung, Ahmad Hidayat mengatakan, terdapat 63 daerah yang memiliki kerawanan gerakan tanah.

“Klasifikasi kerawanan gerakan tanah tersebut dalam dua kategori yakni menengah dan tinggi. Daerah yang masuk kategori menengah adalah zona yang dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal,” katanya.

Terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan. Untuk zona kategori tinggi terjadi jika curah hujan di atas normal, serta gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

“Pemetaan ini dinilai jadi upaya penting dalam memitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana di daerah masing-masing, terutama seiring dengan peningkatan curah hujan akhir-akhir ini. Harapannya, disosialisasikan secara intensif sehingga masyarakat bisa mendapatkan informasi kebencanaan,” ujar Ahmad.

Kabupaten Bandung terbanyak berdasarkan peta wilayah potensi gerakan tanah Provinsi Jabar, Kabupaten Bandung menjadi daerah yang memiliki zona potensi terbanyak dibandingkan daerah lain di Bandung Raya, sebanyak 27 daerah, selanjutnya Kota Bandung (17 daerah), Kabupaten Bandung Barat (16 daerah), dan Kota Cimahi (3 daerah).

Berikut data lengkap daerah di Bandung Raya yang memiliki potensi kejadian gerakan tanah yang bersumber dari PVMBG :

“Kabupaten Bandung diantaranya, Arjasari (Menengah-Tinggi, Berpotensi Banjir Bandang), Baleendah (Menengah-Tinggi), Banjaran (Menengah-Tinggi, Berpotensi Banjir Bandang), Cicalengka (Menengah-Tinggi), Cikancung (Menengah-Tinggi), Cilengkrang (Menengah-Tinggi),” urainya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.