Adu Strategi Cagub Jakarta Tangani Masalah Gizi, Termasuk Cuti untuk Busui

ED
Senin, 28 Oktober 2024 | 09:58 WIB
Bagikan
Adu Strategi Cagub Jakarta Tangani Masalah Gizi, Termasuk Cuti untuk Busui

VISI.NEWS | JAKARTA - Debat calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta menyoroti terkait masalah kesehatan terutama problem gizi yang ada di kota metropolitan ini.

Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) menyebut hanya 60,3 persen anak di Jakarta yang mendapatkan ASI eksklusif. Pemenuhan gizi anak salah satunya adalah dengan memberikan ASI eksklusif selama kurang lebih dua tahun untuk mengurangi risiko stunting.

Sejumlah calon gubernur menilai pemenuhan gizi anak harus dimulai sejak dalam kandungan. Mengenai pemberian ASI, mayoritas menyebut ibu bekerja harus mendapat support ruang laktasi di perkantoran.

Adapun strategi calon gubernur dalam mengatasi masalah gizi yakni:

Ridwan Kamil menyinggung pemenuhan gizi anak salah satu hal yang harus diwujudkan demi Indonesia Emas 2024. Oleh karena itu dia menekankan program yang akan diusungnya akan dimulai sejak bayi dalam kandungan.

Dirinya juga mengatakan akan memberikan cuti kepada ibu bekerja yang masih dalam masa menyusui. Selain itu memastikan setiap kantor di Jakarta memiliki ruang laktasi.

"Kombinasi peraturan dan suksesnya program makan gratis Insya Allah akan melahirkan kualitas bayi yang sehat," ucap RK.

Dalam debat calon gubernur, Dharma Pongrekun menyebut pentingnya konsumsi daun katuk untuk ibu menyusui agar suplai ASI lancar. Dia juga menyinggung terkait ruang laktasi agar memudahkan ibu bekerja menyusui.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.