Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

90 Tahanan Palestina Dibebaskan Israel Sebagai Bagian dari Kesepakatan Gencatan Senjata

Desi Rossilawati
Senin, 20 Januari 2025 | 21:15 WIB
Bagikan
90 Tahanan Palestina Dibebaskan Israel Sebagai Bagian dari Kesepakatan Gencatan Senjata
VISI.NEWS | PALESTINA - Israel membebaskan 90 warga Palestina yang sebelumnya ditahan di Penjara Militer Ofer, yang terletak di wilayah pendudukan Tepi Barat pada Senin (20/1/2025) dini hari. Pembebasan ini merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tawanan antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina, Hamas. Setelah pengumuman pembebasan, masyarakat Palestina di Beitunia, sebuah kota kecil dekat Ramallah, berkumpul untuk menyambut para tahanan yang dibebaskan. Namun, perayaan ini tak berlangsung tanpa hambatan. Tentara Israel merespons kerumunan tersebut dengan menembakkan gas air mata dan bom kejut ke arah warga yang berkumpul untuk menyambut para tahanan. Kerumunan yang menyalakan api untuk menghangatkan diri di tengah cuaca dingin, terpaksa dibubarkan dengan dikerahkannya sejumlah jip militer dan buldoser Israel sekitar pukul 1 dini hari. Bus yang membawa para tahanan Palestina, yang dikawal oleh Komite Palang Merah Internasional (ICRC), kemudian berangkat dari Penjara Militer Ofer menuju Alun-Alun Manara di Ramallah, tempat di mana mereka akan diserahkan. Proses pembebasan sempat terhambat karena ditemukan adanya kesalahan dalam verifikasi daftar nama tahanan yang akan dibebaskan. Seorang tahanan perempuan dikabarkan hilang saat verifikasi, yang menyebabkan penundaan sementara. Namun, masalah ini berhasil diselesaikan setelah pihak teknis melakukan koordinasi dengan mediator dan Palang Merah untuk memastikan bahwa daftar tahanan yang dibebaskan sesuai dengan kesepakatan. Dari 90 tahanan yang dibebaskan, tercatat ada 69 perempuan, delapan anak laki-laki di bawah umur, dan 12 pria yang dihukum karena pelanggaran ringan. 78 dari tahanan yang dibebaskan berasal dari wilayah Tepi Barat, sementara 12 lainnya berasal dari Yerusalem Timur. Warga Palestina di Beitunia dan bukit yang menghadap Penjara Militer Ofer terus menunggu kedatangan konvoi yang membawa para tahanan yang dibebaskan, meskipun mereka harus menghadapi penembakan gas air mata oleh tentara Israel yang menggunakan drone untuk mengawasi situasi tersebut. Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, memperingatkan agar warga Palestina tidak ikut serta dalam pawai atau perayaan selama dan setelah proses pembebasan tahanan. Ia menegaskan bahwa tindakan represif akan diambil jika peringatan tersebut diabaikan. Kesepakatan antara Israel dan Hamas ini mencakup pembebasan 90 tahanan Palestina sebagai imbalan atas pembebasan tiga sandera perempuan Israel oleh pasukan bersenjata Hamas, Brigade Al Qassam, pada malam sebelumnya. Ketiga sandera itu diserahkan kepada Palang Merah, yang kemudian memfasilitasi proses pemulangan mereka. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.