Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

84 WNI Korban Penipuan Online Dipulangkan dari Myanmar

Desi Rossilawati
Jumat, 28 Februari 2025 | 21:50 WIB
Bagikan
84 WNI Korban Penipuan Online Dipulangkan dari Myanmar
VISI.NEWS | THAILAND - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) telah berhasil memulangkan 84 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban sindikat online scam ilegal di Myawaddy, Myanmar. Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kemlu menyebutkan bahwa proses pemulangan ini dilakukan secara bertahap dalam tiga penerbangan yang berangkat dari Bangkok, Thailand, pada 28 Februari 2025. Pemulangan para WNI bermasalah (WNIB) tersebut dilakukan melalui tiga penerbangan AirAsia QZ255 dari Bandara Internasional Don Mueang, Bangkok, menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten menurut rilis resmi Kemlu yang dirilis pada Kamis (27/2/2025) malam. Penerbangan pertama tiba sekitar pukul 19.45 WIB, disusul penerbangan berikutnya pada pukul 22.10 WIB, dan yang terakhir mendarat sekitar pukul 00.15 WIB. Seluruh penerbangan dijadwalkan mendarat di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Judha Nugraha, turut mendampingi para WNI dalam salah satu penerbangan. Sebelumnya, seorang pejabat Thailand mengungkapkan bahwa 84 WNI ini diserahkan oleh junta Myanmar kepada pemerintah Thailand. Dari total jumlah tersebut, sebanyak 70 orang adalah laki-laki dan 14 lainnya perempuan. Mereka menyeberang dari Myawaddy ke kota perbatasan Thailand, Mae Sot, sekitar pukul 17.00 waktu setempat, sebelum melanjutkan perjalanan ke Bangkok. Setibanya di Bangkok, para WNI ini menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebelum akhirnya diserahkan kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Thailand untuk proses pemulangan ke Tanah Air. Pejabat Thailand tersebut menambahkan bahwa mereka kemungkinan besar diterbangkan ke Indonesia pada hari berikutnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.