Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026

Covid-19 Membaik, Saatnya Tumbuhkan Penerus Ulama

ED
Selasa, 23 November 2021 | 07:08 WIB
Bagikan
Covid-19 Membaik, Saatnya Tumbuhkan Penerus Ulama

VISI.NEWS | PATI - Rasa sedih dan bahagia, campur aduk dirasakan Indana Lazulfa, salah satu santriwati asal Kudus yang belajar di Pondok Pesantren Dhiya'ul Qur'an. Gadis berusia 22 tahun itu senang karena berhasil menyelesaikan hafalan qur'an. Tapi di sisi lain dia sedih, karena ayahnya sudah meninggal, sehingga penerimaan penghargaan di atas panggung sebagai hafidzah teladan hanya disaksikan ibunya.

Keberhasilan Indana menyelesaikan hafalan qur'an 30 juz, terhitung lebih cepat dari rata-rata santri lain. Dia menyelesaikan hafalannya dalam waktu 3,5 tahun. Sementara, rata-rata santri lain selesai dalam 4,5 tahun.

"Alhamdulillah sedih juga. Pengen nangis liat ibu nangis. Soalnya Bapak sudah tidak ada," ungkapnya dengan suara yang berat saat ditemui dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haflah Khotmil Qur'an Bil Ghoib di Pondok Pesantren Dhiya'ul Qur'an Margoyoso Kajen Pati, Minggu lalu.

Berkat keberhasilannya meraih gelar hafidzah, Indana bersama delapan temannya yang lain, mendapatkan bisyaroh (hadiah) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah senilai Rp 1.000.000. Dia mengaku tidak menyangka mendapatkan bisyaroh yang baginya adalah bentuk apresiasi Pemprov Jateng bagi para santri, dan bisa menumbuhkan motivasi bagi yang lain.

"Bisa jadi motivasi bagi yang lain. Terus semangat belajar. Belajar apapun itu sama saja. Yang penting semangat, mau. Ada keinginan untuk maju," tutur dia.

Indana yang sudah diterima sebagai mahasiswa baru di IAIN Kudus itu mengaku belum tahu, uang hadiah tersebut dimanfaatkan untuk keperluan apa.

"Cita-citanya mau bikin perpustakaan di rumah. Awalnya dari suka baca. Terus minat baca anak-anak kan sekarang sudah turun. Jadinya ingin meningkatkan minat baca pada anak-anak," ungkap dia.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengaku senang apabila ada para santri yang di wisuda. Sebab, pihaknya menginginkan para santri yang diwisuda bisa meneruskan ilmu yang diwariskan Nabi Muhammad SAW.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.